Christian-Serena Dinilai Bawa Wajah Baru Tata Kelola Pemerintahan Kota Kupang

Ia menyebut Program Gadar, Ina Kasih, Saboak, Si-Pedati Indah, Gelangnona, Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Command Center sebagai sejumlah contoh kebijakan yang memperlihatkan arah tersebut.

Kupang, Ekorantt.com – Kepemimpinan Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena C. Francis mendapat apresiasi dari kalangan akademisi karena dinilai mulai membawa wajah baru dalam tata kelola pemerintahan Kota Kupang.

Analis Politik-Pemerintahan sekaligus akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Eusabius Separera Niron, menilai pasangan Christian–Serena menunjukkan keberanian menghadirkan kebijakan yang inovatif, responsif, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Sejumlah program yang dijalankan, kata dia, menunjukkan adanya upaya menggeser pola pemerintahan dari yang sebelumnya lebih berorientasi administratif menuju pemerintahan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan.

Ia menyebut Program Gadar, Ina Kasih, Saboak, Si-Pedati Indah, Gelangnona, Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Command Center sebagai sejumlah contoh kebijakan yang memperlihatkan arah tersebut.

“Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Francis telah menunjukkan kecenderungan menuju pemerintahan yang inovatif, responsif, inklusif dan berorientasi pada penyelesaian persoalan konkret masyarakat,” kata Eusabius kepada Ekora NTT di Kupang pada Kamis, 10 September 2026.

Ia menilai kekuatan kepemimpinan Christian–Serena salah satunya terlihat dari keberanian mengangkat persoalan yang langsung bersentuhan dengan kehidupan warga menjadi agenda kebijakan.

Gadar, misalnya, dinilai mencerminkan pelayanan publik yang lebih humanis karena mengutamakan keselamatan dan pertolongan medis bagi warga dalam kondisi darurat.

Sementara Ina Kasih dinilai menunjukkan keberpihakan terhadap perempuan dan kelompok rentan dengan mengangkat persoalan kesehatan menstruasi sebagai bagian dari kebijakan publik. Di sektor ekonomi, Saboak dinilai mampu mempertemukan ruang publik dengan kepentingan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Menurut Eusabius, berbagai program tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan Christian–Serena tidak hanya berbicara tentang administrasi pemerintahan, tetapi mulai mencoba menjawab kebutuhan masyarakat melalui pendekatan yang lebih inovatif.

Eusabius juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kupang dalam memperkuat digitalisasi dan integrasi pelayanan publik melalui Mal Pelayanan Publik dan Command Center.

Menurut dia, langkah tersebut memperlihatkan keinginan pemerintah untuk membangun pelayanan yang lebih cepat, terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Ini menunjukkan arah menuju responsive city, di mana pemerintah berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai upaya membangun budaya inovasi birokrasi melalui Gelangnona sebagai langkah positif. Inovasi tidak hanya perlu lahir dari pimpinan daerah, tetapi harus tumbuh hingga perangkat daerah dan level pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Eusabius menilai hal tersebut menjadi modal penting bagi Christian–Serena dalam membangun pemerintahan yang lebih adaptif terhadap perubahan dan persoalan masyarakat perkotaan.

“Persoalan pemerintah daerah sering bukan kekurangan program, tetapi fragmentasi kelembagaan dan lemahnya koordinasi. Karena itu, dorongan menuju kerja yang terintegrasi dan lintas sektor merupakan langkah strategis,” pungkasnya.

Kendati demikian, Eusabius mengingatkan inovasi yang dibangun pemerintahan Christian–Serena tidak boleh berhenti pada program atau pencitraan semata. Berbagai inovasi tersebut mesti dilembagakan dan menjadi sistem pemerintahan yang berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan kepemimpinan Christian–Serena nantinya bukan hanya diukur dari banyaknya program baru yang diluncurkan, tetapi dari seberapa besar program tersebut menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Ukuran harus bergeser dari berapa banyak program dibuat, menjadi ‘berapa banyak masalah masyarakat yang berhasil diselesaikan?” katanya. (Adv)

TERKINI
BACA JUGA