Mahasiswa KKN Unipa Maumere Latih Masyarakat Olah Kacang Tanah Jadi Selai

Maumere, Ekorantt.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere menggelar sosialisasi dan pelatihan pengolahan kacang tanah menjadi produk makanan selai kacang (peanut butter) bagi ibu rumah tangga dan kelompok usaha tani, di Kantor Desa Takaplager, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Jumat (31/5).

Kegiatan tersebut dilaksanakan para mahasiswa KKN Unipa bekerjasama dengan pemerintah desa Takaplager. Narasumber pada kegiatan itu adalah mahasiswa KKN didampingi Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Petrus Wolo dan dibantu asisten dosen, Dimas Realino, SE.

Sebelum memberikan pelatihan, para mahasiswa KKN ini telah melakukan survei di Desa Takaplager. Hasil survei menyatakan, Desa Takaplager adalah salah satu desa penghasil kacang tanah di kecamatan Nita, bahkan di Kabupaten Sikka.

Biasanya, oleh masyarakat kacang tanah tersebut tidak diolah lebih lanjut namun mereka langsung menjualnya di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Sikka.

Melihat peluang dan potensi itu, muncul ide kreatif dari para mahasiswa untuk mengolah kacang tanah menjadi produk makanan selai kacang.

iklan

Kacang hasil dari para petani langsung diolah sendiri dan tidak membutuhkan biaya besar, dan dapat dipasarkan guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Desa Takaplager.

Pantauan Ekora NTT, mahasiswa KKN itu memberikan materi tentang manfaat kacang tanah. Menurut mereka, kacang tanah memiliki manfaat yang sangat besar, khususnya bagi kesehatan seperti menstabilkan kolestrol tubuh, mengurangi gula darah, mencegah penuaian dini, mengatasi stres dan depresi, mencegah kanker, dan mengurangi resiko batu empedu.

Mahasiswa lainnya memaparkan materi tentang potensi pemasaran, yakni 4P yang berarti place (tempat yang berkaitan dengan pangsa pasar yang tepat dan strategis. Product (produksi berkaitan dengan bahan dasar yaitu kacang tanah yang adalah komoditi unggulan Desa Takaplager, dan tidak ada produk pesaing sejenis.

Ditambah Promotion (promosi berkaitan dengan cara menjual produk yang dihasilkan dengan salah satunya adalah selain promosi secara langsung juga bisa dipromosi lewat media sosial, brosur, pamflet. Dan terakhir, Price (harga jual produk yang dihasilkan).

Petrus Wolo mengatakan, kegiatan sosialisasi dan pelatihan pegolahan kacang tanah menjadi produk makanan selai kacang ini sangat edukatif dan merupakan program inovatif yang juga diunggulkan Unipa Maumere.

Ia berharap, usai mendapat pelatihan ini, masyarakat bisa mengembangkan usaha tersebut sehingga produk kacang di Desa Takaplager bernilai jual tinggi.

Kepala Desa Takaplager, Albertus Juang pun mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para mahasiswa KKN Unipa. Ia senang karena para mahasiswa juga memberi pelatihan bagi kelompok tenun ikat Desa Takaplager.

Dia menambahkan, para mahasiswa KKN juga sangat membantu berjalannya program-program di Desa Takaplager. Termasuk pembuatan papan nama desa, pembuatan plang RT/RW, pendataan potensi pertanian dan perkebunan, pendampingan kegiatan balita, lansia, pendampingan ke sekolah, pendampingan di kelompok Forum Anak Takaplager (Foranta), serta memberikan pelatihan dasar kepemimpinan (LDK).

“Kami senang karena untuk bidang rohani, para mahasiswa KKN Unipa juga berpartisipasi melakukan karya bakti di lingkungan gereja, menanggung koor pada hari minggu di gereja. Dan masih banyak kegiatan positif yang dilakukan para mahasiswa KKN Unipa di Desa Takaplager,” imbuhnya.

TERKINI
BACA JUGA