Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sikka Lukman

Maumere, Ekorantt.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sikka Lukman mengakui, pihaknya menghimpun 86 ekor sapi dan 42 ekor kambing sebagai hewan kurban untuk kegiatan Idul Adha umat Islam di Kabupaten Sikka tahun 2019.

“Kami menerima hewan kurban dari umat muslim dan berbagai pihak lainnya. Untuk sementara 86 ekor sapi dan 42 kambing,” kata Lukman ketika dikonfirmasi Ekora NTT di lapangan umum Kota Baru Maumere, Sabtu (10/8/2019).

Lukman merincikan, hewan kurban tersebut disumbangkan oleh Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat dan Bupati Sikka Robby Idong (2 ekor sapi) untuk umat di Pemana, PT Pelindo 3 Maumere (2 ekor sapi) untuk umat di Kilo Dua Waidoko dan Gunung Sari, PT PLN Flores Bagian Timur (3 ekor sapi) untuk umat di wilayah Kojadoi, Dambila, dan Pangabatang, SMAN 1 Maumere (1 ekor sapi) untuk umat di Waidoko, SDI Terpadu Mutiara (4 ekor kambing), Pertamina (10 ekor sapi), Aliyah Beru (1 ekor sapi), dan Polres Sikka (5 ekor sapi).

“Selebihnya dari seluruh masyarakat baik pribadi maupun secara kelembagaan dan kemungkinan masih banyak yang tidak terpantau panitia. Atas nama panitia, kami ucapkan terima kasih,” akui Lukman.

Mantan Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Kabupaten Sikka mengakui, hewan kurban itu akan dipotong dan dibagikan kepada umat Islam dan non-Islam di sekitar wilayah kemasjidan masing-masing.  

Menjawab Ekora NTT terkait jalannya kegiatan Idul Adha 2019 di Kabupaten Sikka, Lukman mengatakan, sejak awal bulan Juli, telah dilakukan kegiatan cerama keagamaan setiap jumatan pada 24 wilayah kemasjidan di Kabupaten Sikka, tidak terhitung di luar wilayah kepulauan.

Inti dari ceramah itu adalah menyadarkan umat Islam akan pentingnya hidup baik di Negara Kesatuan RI antara lain saling menghargai, membina toleransi, dan selalu berada di garis depan membela kepentingan bangsa dan Negara.

Perayaan Idul Adha tahun 2019 di Kabupaten Sikka pada Minggu, 11 Juli 2019 bertepatan dengan kebaktian umat Kristen di GMIT Kalvari Maumere.

Namun, akui Lukman, pihak panitia sudah berkoordinasi dengan pendeta GMIT Kalvari soal waktu.

”Kami sudah koordinasi dengan ibu pendeta. Idul Adha dimulai jam 06.00 WITA – 08.00 WITA, sedangkan kebaktian umat Kristen Protestan GMIT Kalvari jam 08.30 WITA,” ujar Lukman.

Untuk solat Idul Adha berjemaaah tahun 2019, panitia menetapkan Ustad Haji Amril, Imam Masjid Almijahirin Perumnas, sebagai imam dan Ustad Haji Jainudin Khodri, Imam Masjid Al’taqwa Beru, sebagai khotib.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here