Komunitas Nagi Bonsai menggelar aksi bersih-bersih sampah di Tempat Wisata Pemandian Air Panas, Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur pada Sabtu (5/10/2019) sore.

Larantuka, Ekorantt.com – Komunitas Nagi Bonsai menggelar aksi bersih-bersih sampah di Tempat Wisata Pemandian Air Panas, Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur pada Sabtu (5/10/2019) sore.

Adapun beberapa titik pembersihan sampah yang dilakukan oleh Komunitas pencinta Bonsai Flores Timur ini yakni area seputaran halaman depan tempat parkir kendaraan, area di seputaran kolam pemandian Air Panas, dan pembersihan sampah terutama berbahan plastik di boardwalk (jalan papan yang digunakan untuk menyusuri wisata mangrove).

Beranjak dari depan tempat parkir belasan anggota komunitas Bonsai Nagi dengan kelengkapan karung dan sapu menyusuri hutan mangrove mengangkat sampah plastik yang terendap di pasir dan lumpur serta sampah-sampah plastik yang bergelantungan di pohon-pohon bakau di lokasi wisata tersebut.  

Aksi ini menurut Densi Kleden, merupakan salah program khusus dari Komunitas Pencinta Nagi Bonsai yang dijadwalkan pada hari Sabtu dan Minggu sore untuk mengunjungi tempat-tempat wisata Flores Timur.

“Dasarnya adalah komunitas ini peduli dengan lingkungan dan kebersihan. Jadi tidak hanya di tempat wisata Air Panas ini yang kita bersihkan, yah. Semisal di Taman Kota atau tempat wisata lain yang kami kunjungipun, jika dilihat ada sampah yang berceceran kami pungut dan meletakannya di tempat sampah. Yang selanjutnya akan menjadi tanggung jawab petugas kebersihan,” jelas Densi.  

Ia lebih jauh menjelaskan momen mengunjungi tempat wisata yang diwarnai dengan aksi bersih-bersih sampah ini menjadi momentum pertemuan anggota komunitas Pencinta Bonsai Nagi untuk berdiskusi dan merancang program lanjutan komunitas.

“Anggota kita sekarang adalah rata-rata orang tua dan semuanya sibuk bekerja. Pada Sabtu dan minggu kegiatan kunjungan wisata dan aksi bersih-bersih ini kami gunakan sebagai waktu pertemuan anggota komunitas untuk membahas dan diskusi terkait pelestarian alam dan program kegiatan komunitas kedepan,” paparnya.

Selain sebagai program kegiatan, aksi bersih sampah di tempat wisata ini dilakukan dalam rangka menyambut pagelaran Pameran Seni Bonsai yang dipromotori oleh Komunitas Nagi Bonsai Flores Timur.

“Selama dua bulan belakangan ini aksi bersih-bersih sampah semakin intensif kami lakukan dalam rangka menyambut pagelaran Pameran Seni Bonsai pada bulan Oktober yang akan dilaksanakan selama dua hari, yakni 25-26 Oktober di taman Kota Felix Fernandez. Pagelaran Seni Bonsai ini kami lakukan untuk menyongsong hari Sumpah Pemuda 2019,” kata Densi.

Peserta pameran akan diikuti oleh ratusan para pencinta bonsai Larantuka, Komunitas Bonsai dari Kabupaten Sikka, Lembata, dan Kupang.      

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here