Selasa, 2 Juni 2020

Ruas Jalan Karagogo Nyaris Putus, Keselamatan Pengendara Terancam

- Advertisement -

Maumere,Ekorantt.com – Kondisi ruas jalan Bola-Hale tepatnya di ruas jalan Karagogo, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, nyaris putus akibat gelombang pasang yang terjadi beberapa minggu belakangan. 

“Saya prihatin dengan kondisi jalan Kabupaten tersebut. Harusnya pemerintah segera merespon kondisi yang seperti ini sebelum menelan korban jiwa. Jika tidak, jalan ini akan terputus, ” kata Martin, warga Kecamatan Doreng kepada Ekora NTT, 5 November 2019 lalu.

Menurut Martin, terputusnya jalan tersebut dapat memutus akses jalan penghubung di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bola, Kecamatan Doreng dan Kecamatan Mapitara.

“Jalan ini berada tepat di bibir pantai. Jika tidak segera diperbaiki akan terkikis oleh air laut dan jalan ini bisa terputus. Kalau jalan ini sudah putus, akses transportasi Bola-Hale sudah pasti terhambat,” ujar Martin.

Sipri, warga Desa Bola, mengatakan, jika kondisi ruas jalan Karagogo ini dibiarkan akan bertambah parah.

Jika lewat pada malam hari harus ekstra hati-hati karena lubangnya sangat dalam dan arus gelombang laut di Karagogo cukup deras.

“Tadi malam, saat pergi ke Habibola, saya dan keluarga hampir masuk lubang ketika lewat di ruas jalan ini. Sopir mobil pick up yang kami tumpangi tidak lihat tanda kalau di ruas jalan ini ada lubang besar. Beruntung sopir bisa kendalikan mobilnya sehingga tidak terjun bebas di lubang itu, ” kata Sipri kepada Ekora NTT, 5 November 2019 lalu.

Pantauan Ekora NTT, selain Karagogo, kerusakan jalan terparah terdapat di ruas jalan Waigete-Bola.

Padahal, ruas jalan tersebut digunakan warga sekitar untuk mandi, cuci pakaian, dan ambil air untuk kebutuhan sehari-hari di Kali Waigete.

Menurut Kepala Desa Ipir, Herkulanus Nikomendes, Dinas PU Sikka pernah menyampaikan kepada kami bahwa tahun 2017 akan ada peningkatan jalan Bola-Baluk-Waigete tetapi sampai saat ini belum dikerjakan.

Bruno, tukang ojek warga Desa Bola kepada Ekora NTT juga mengaku prihatin dengan kondisi ruas jalan Waigete-Bola. Hal, kata Bruno, menyebabkan mobilitas warga dari Kecamatan Mapitara dan Kecamatan Doreng terhambat.

“Apalagi kalau hujan, tentu mereka tidak bisa lewat karena jalan licin, becek, banyak genangan air, banyak kerikil. Harus ekstra hati-hati. Sering ada pengendara motor yang jatuh,” kata Bruno.

Kepala Desa Ipir, Martin, Sipri dan Bruno berharap agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan sebelum menelan korban jiwa pengendara mobil maupun pengendara motor.

TERKINI

Curi Motor Lalu Jual Lewat Facebook, Maling di Ruteng Diamankan Polisi

Ruteng, Ekorantt.com - Maling di Ruteng, Kabupaten Manggarai berhasil diamankan polisi setelah mengekspos foto sepeda motor hasil curian di grup facebook Jual Beli Barang Bekas Kota...

Ga’i Touk Temang, Mai Logu Liang e’i Wair Berung-Sikka

Maumere, Ekorantt.com - Raik norang ata bi'ang bing gai tota kobon touk temang, pati robak ene tama, mole ga'i busung beleng puli plea ata...

Dinkes Manggarai Kunjung ODGJ di Wilayah Puskesmas Dintor

Ruteng, Ekorantt.com - Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai mengunjungi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di beberapa desa di wilayah Puskesmas Dintor, Kecamatan Satarmese Barat,...

9 Kasus Positif Covid-19 di Ende, 7 dari Kecamatan Nangapanda

Ende, Ekorantt.com – Tercatat ada penambahan 3 kasus baru Covid-19 di Kabupaten Ende per Minggu 31 Mei 2020. Tambahan 3 kasus ini berasal dari...

BACA JUGA

Krisis Global, Eufemisme, dan Ketakutan Negara

Oleh: Louis Jawa* “ Menempatkan 100.000 titik atau gambar tongkat di halaman, menurutnya tidak benar-benar memberitahu pembaca banyak tentang siapa orang-orang ini, kehidupan yang mereka...

Launching BLT DD, Bupati Djafar: Jangan Pakai untuk ‘Wuru Mana’

Ende, Ekorantt.com – Bupati Ende, H. Djafar H Achmad melaunching pembayaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 di Desa Nanganesa,...

Transmisi Lokal Bertambah, Positif Covid-19 di NTT Tembus 97 Kasus

Kupang, Ekorantt.com - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT kembali merilis tambahan 5 kasus positif baru per Minggu 31 Mei 2020. Dua dari Kota...

2.630 Pelaku Perjalanan Melintas di Posko Weri Pateng Manggarai Sepekan Terakhir

Ruteng, Ekorantt.com - Sejak beroperasi 15 Mei 2020 lalu, posko pengawasan pelaku perjalanan di Weri Pateng, Desa Persiapan Redo, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai telah...

Ga’i Touk Temang, Mai Logu Liang e’i Wair Berung-Sikka

Maumere, Ekorantt.com - Raik norang ata bi'ang bing gai tota kobon touk temang, pati robak ene tama, mole ga'i busung beleng puli plea ata...

Plus-Minus Pembelajaran Daring di Tengah Pandemi

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, BHK, M. Pd* Sejak bulan Maret hingga sekarang, Indonesia terkena imbas pandemi Covid-19, sebagaimana yang terjadi di belahan dunia lain....

“Tidak Ada Lagi Kabupaten yang Berusaha Menutup Perbatasannya”

Ekorantt.com - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa batasan antar-kabupaten segera dibuka. Para bupati/walikota diminta untuk membongkar kembali portal di perbatasan wilayah masing-masing. Demikian...

26 Sampel Swab dari Manggarai Telah Dikirim ke Kupang

Ruteng, Ekorantt.com - Sebanyak 26 Sampel Swab asal Kabupaten Manggarai telah dikirim ke Laboratorium Biologi Molekuler Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof.DR.W.Z Yohanes Kupang pada...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here