Kamis, 13 Agustus 2020

Keluarga Merasa Risih, Ferdin tetap Bahagia Jadi Pemandi Jenazah di RSUD Ende

Ende, Ekorantt.com – Ferdinandus Yoseph Wolo, 24 tahun, bekerja sebagai pemandi jenazah di Rumah Sakit Umum Ende. Mungkin bagi orang kebanyakan, jadi pemandi jenazah begitu menakutkan dan menantang, tapi Ferdin, demikain sapaan sehari-harinya, sangat enjoy dengan pekerjaan seperti ini.

Buah hati dari Bapak Simon Susar dan Mama Yudit Wai ini sudah enam tahun melakoni pekerjaan sebagai pemandi jenazah. Tiga tahun ia mengabdi di RSUD Ende. Sebelumnya, pekerjaan yang sama Ia geluti di Rumah Sakit Kewapante Kabupaten Sikka sejak tahun 2014.

Keberanian Ferdin mengambil resiko pekerjaan yang jarang diminati ini ternyata berlawanan dengan situasi pada masa kecilnya. Saat masih kecil, Ferdin sangat takut jika melihat mobil ambulance.

“Dulu takut sekali kalau dengar bilang ada orang mati atau bunyi sirene ambulance. Saya pasti lari,” tutur Ferdin saat bercerita dengan Ekora NTT di Rumah Sakit Umum Ende, Kamis (6/11/2019).

Tak terhitung berapa jumlah jenazah yang telah ia mandikan. Suami dari Maria Rentiana Hawa ini tidak tahu pasti. Tapi yang terpenting adalah Ia jalani pekerjaannya dengan senang hati dan bertanggungjawab.

Menurut Ferdin, banyak suka duka menghiasi pekerjaan unik ini. Butuh nyali lebih untuk menggelutinya. Dan bagi Ferdin, pekerjaan ini telah dicintainya.

“Saya niat kerja ini sampai tua. Sampai selama-lamanya,” katanya dengan senyum.

Ferdin bercerita, keputusan bekerja sebagai pemandi jenazah sempat ditolak oleh keluarga. Entah apa yang dipikirkan oleh keluargannya, ia tidak peduli. Baginya, semua pekerjaan sama. Komitmen diri yang kuat membuatnya tetap tegar hingga saat ini.

“Sering keluarga merasa risih. Ada yang anggap ini pekerjaan berisiko, hina, yah itu kan pandangan mereka. Saya tetap jalani dengan senang hati. Istri saya tidak ada masalahnya,” ujar Ferdin.

Berprofesi sebagai pemandi jenazah, kata Ferdin, punya pengalaman mistik juga yang susah dimengerti oleh akal sehat manusia. Awalnya ia tidak percaya, tapi karena kejadian mistik itu sering ia alami, ya, mau tidak mau ia percaya.

Misalnya; saat ada yang meninggal di RSU Ende dan dirinya masih berada di rumah, pasti ada tanda-tanda yang dirasakan.

“Kalau ada yang meninggal, itu di rumah ada yang ketuk pintu, ada yang panggil nama, bunyi aipon rumah sakit. Berarti tanda ada yang meninggal di Rumah sakit,” ujar Ferdin.

“Tidak jarang roh-roh orang meninggal yang saya mandikan datang saat saya tidur”.

Ferdin menuturkan, dirinya seringkali miskomunikasi saat berhadapan dengan keluarga pasien di ruangan jenazah rumah sakit. Banyak orang yang belum paham tentang aturan dan tata laksana penanganan jenazah.

“Mungkin lagi berduka, sedih, banyak keluarga yang kalut. Kita maklumi. Hanya saja penanganan jenazah selalu berhubungan dengan kesehatan dan kenyamanan. Jadi harus dikomunikasikan secara baik,” begitu harapannya.

TERKINI

Seorang Anggota DPRD di Ngada Diduga Terkonfimasi Positif Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngada bernisial PN diduga terkonfirmasi positif Covid-19. Anggota dewan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19...

Pendidikan Karakter dan Kesadaran Hukum Jadi Materi Pembelajaran di SMPN 1 Maumere

Maumere, Ekorantt.com - Lembaga Pendidikan SMPN 1 Maumere memasukkan pendidikan karakter, pola hidup bersih dan sehat, dan kesadaran hokum sebagai materi pembelajaran sekolah. Demikian...

Investasi Pendidikan dan Keberlanjutan Mata Rantai Pembangunan

Bajawa, Ekorantt.com - Ada konsensus umum bahwa investasi nasional dalam pendidikan mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Negara-negara yang membelanjakan persentase...

Heboh Anak Babi Berkepala Dua di Wailiti

Maumere, Ekorantt.com - Warga RT 027/ RW 002 Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka dihebohkan dengan bentuk fisik anak babi yang baru dilahirkan...

BACA JUGA

Heboh Anak Babi Berkepala Dua di Wailiti

Maumere, Ekorantt.com - Warga RT 027/ RW 002 Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka dihebohkan dengan bentuk fisik anak babi yang baru dilahirkan...

Bahtera Sejahtera Akan Resmikan Kantor Baru

Maumere, Ekorantt.com – Setelah mengantongi surat ijin dari Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Sikka Propinsi Nusa Tenggara Timur, Koperasi Credit...

Satgas Covid-19 Lacak Kontak Erat Dua Pasien Covid-19 di Manggarai

Ruteng, Ekorantt.com - Tim Gugus Tugas Covid-19 sedang melacak (tracing) riwayat kontak erat dua pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai. “Melacak riwayat...

Investasi Pendidikan dan Keberlanjutan Mata Rantai Pembangunan

Bajawa, Ekorantt.com - Ada konsensus umum bahwa investasi nasional dalam pendidikan mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Negara-negara yang membelanjakan persentase...

Pilkada Manggarai: NasDem Usung Deno-Madur

Ruteng, Ekorantt.com - Partai Nasional Demokrasi (NasDem) mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati, Kamelus Deno dan Viktor Madur (Deno-Madur) pada Pilkada Manggarai tahun ini. Pengusungan...

Penyelenggaraan Festival Kelimutu Libatkan Pelaku UMKM di Ende

Ende, Ekorantt.com - Festival Kelimutu berlangsung sejak 10 Agustus hingga 14 Agustus 2020. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pergelaran Festival Kelimutu tahun 2020 dikemas dengan...

Jejak NTA di Nian Sikka: Dari Pendidikan Sampai Air Bersih Pertanian

Maumere, Ekorantt.com - Meski Pendemi Covid - 19 mengancam nyawa, semangat dan komitmen kuat lembaga intenasional yang menjalani misi kemanusiaan di bumi nian Sikka...

Diberhentikan Tanpa Kejelasan, 26 Karyawan Barata Kupang Mengadu ke DPRD NTT

Kupang, Ekorantt.com - Sebanyak 26 karyawan PT Barata Guna Indo Ganesa Cabang Kupang mendatangi kantor DPRD NTT pada Rabu (12/8/2020) sore. Mereka ingin mengadu...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here