Kamis, 9 Juli 2020

Aparat Desa Terima PKH, Pelajar Tuntut Kades Noebaun

- Advertisement -

Kefamenanu, Ekorantt.com – Mahasiswa asal Desa Noebaun yang tergabung dalam perhimpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Desa Noebaun (PPMDN) menggelar aksi menuntut aparat Desa Noebaun penerima PKH dicopot. 

Mereka menduga ada ketidakadilan dalam pemberian PKH. 

PKH  diberikan kepada keluarga yang tidak mampu. Namun,  di Desa Noebaun penerima PKH lebih diutamakan kepada aparat desa.

Aksi damai tersebut digelar mahasiswa dengan berjalan kaki dari depan SDN Nunhala hingga Kantor Desa Noebaun, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Sepanjang malam, massa terus berorasi. Aksi damai tersebut dilakukan pada Jumat, (22/11/2019).

Tiga aparat Desa Noebaun yang diduga terima PKH berulang kali antara lain Orsalina Naioes, Maria Fatima Koa, dan Yakobus Knaofmone. Dari data yang berhasil dihimpun, di Desa Noebaun ada 129 keluarga penerima PKH.

Koordinator lapangan aksi demonstrasi tersebut, Valentinus Ninu saat diwawancarai EKORA NTT mengatakan, pihaknya sebagai bagian dari masyarakat Desa Noebaun tentu saja punya peranan terhadap kontrol pembangunan bagi desa tersebut. 

Dia mengatakan, pihaknya hadir dengan tujuan mendesak pemerintah Desa Noebaun agar segera menginstruksikan pendamping PKH mencabut nama-nama aparatur desa yang telah disebutkan karena diduga bukan termasuk dalam penanganan fakir miskin.

Selain itu banyak program yang dibiarkan terbengkalai serta progres dari program-program seperti BUMDES, pendapatan Asli Desa (PADes), dan Penyediaan Air Minum juga Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) tidak dipertanggungjawabkan secara transparan. 

Dalam aksi tersebut, pihaknya ingin mendengarkan laporan pertanggungjawaban jangka menengah  pemerintah Desa (LPJMDes) tahun 2017 dan tahun 2018. Diduga, sampai hari ini laporan yang dimaksud belum juga dikerjakan.

Sebelumnya, Kepala Desa Noebaun Magdalena Berkanis mengatakan dalam pengelolaan PAMSIMAS tidak ada koordinasi antar pihak pengelola PAMSIMAS dengan Kaur Pemberdayaan sesuai data yang diperoleh Ketua Tim Pengelola PAMSIMAS, Petrus Anin. 

Diduga, program dengan dana sebesar Rp 234.883.691 menjadi  mubazir.

“Semestinya harus dilaksanakan. Jangan sampai laporan tidak dibuat karena ada indikasi setiap program di Desa Noebaun  dikorupsi. Kami datang untuk meminta pertanggungjawaban Kepala Desa,” tegasnya.

Saat aksi tersebut berlangsung, Kepala Desa Noebaun, Magdalena Berkelanis tidak ada di tempat karena masih menghadiri kegiatan bersama Bupati TTU di Desa Bijeli.

Sekretaris Desa Noebaun, Agus Qustino To  ketika diwawancarai EKORA NTT secara terpisah mengatakan, sebenarnya pihaknya telah mencoret nama-nama aparatur desa penerima PKH. Namun, berdasarkan data dari pusat, nama mereka masih muncul sebagai penerima PKH.

Aparat penerima PKH, di antaranya dua kepala dusun yaitu Orsalina Naioes, Maria Fatima Koa sedang Yakobus Knaofnome sebagai salah satu Kaur.

“Mereka memang masuk penerima PKH tetapi itu data lama dan itu juga melalui suami mereka yang petani bukan aparaturnya. Kalau yang Yakobus Knaofnome itu yang perangkat langsung, termasuk penerima PKH. Ada beberapa yang kami upayakan untuk coret tetapi ketika data keluar, nama mereka tetap muncul,” tuturnya.

Agus menjelaskan, pihaknya juga tidak mau jika masyarakat menderita. Yang dilakukan pihaknya sudah maksimal.

Santos

TERKINI

Pemkab Ende Diminta Segera Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa di Luar Daerah

Ende, Ekorantt.com - Pemerintah Kabupaten Ende diminta segera menyalurkan bantuan dana untuk mahasiswa asal Kabupaten Ende di luar daerah yang hingga kini belum dicairkan. Permintaan...

Setwan DPRD NTT Sumbang Satu Ton Beras untuk Panti Asuhan di Kota Kupang

Kupang, Ekorantt.com - Sekretariat (Setwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan satu ton beras untuk empat Panti Asuhan di...

Ketua PKS Ende: Kami Ingin Wakil Bupati Berasal dari Figur Internal DPRD

Ende, Ekorantt.com - Tujuh partai pengusung paket Marsel-Djafar dalam Pilkada Ende 2018 lalu- Golkar, NasDem, PDIP, Demokrat, PKB, PKPI, dan PKS- sedang membangun komunikasi...

Ingin Jadi Kades di Kabupaten Kupang, Mantan Kadis PMD Ende Ajukan Pensiun Dini

Ende, Ekorantt.com – Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Johanis Nislaka (54) yang sekarang menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ende berencana maju dalam...

BACA JUGA

Kisah Perawat Charolin di Pulau Palue, Nikmatnya Mabuk Laut hingga Naik Turun Gunung

Maumere, Ekorantt.com - Mengabdi selama kurang lebih lima tahun di Pulau Palue punya kesan tersendiri bagi Maria Mahendra Charolin. Dara 28 tahun ini adalah...

Demo Mahasiswa Tolak Tambang di Matim, Begini Tanggapan Bupati Agas

Ruteng, Ekorantt.com - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng dan GMNI Cabang Manggarai menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Manggarai Timur, Kamis...

Ketua PKS Ende: Kami Ingin Wakil Bupati Berasal dari Figur Internal DPRD

Ende, Ekorantt.com - Tujuh partai pengusung paket Marsel-Djafar dalam Pilkada Ende 2018 lalu- Golkar, NasDem, PDIP, Demokrat, PKB, PKPI, dan PKS- sedang membangun komunikasi...

Kemenkop UKM Terus Gulirkan Relaksasi Pembiayaan bagi Koperasi di Tengah Pandemi

Jakarta, Ekorantt.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan, sebanyak 40 koperasi yang merupakan mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM sudah 100...

Ingin Jadi Kades di Kabupaten Kupang, Mantan Kadis PMD Ende Ajukan Pensiun Dini

Ende, Ekorantt.com – Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Johanis Nislaka (54) yang sekarang menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ende berencana maju dalam...

‘Detusoko Rest Area’ Siap Jadi Tempat ‘Display’ Produk Wisata Desa

Ende, Ekorantt.com – Taman Nasional (TN) Kelimutu mendukung potensi agrowisata Detusoko sebagai salah satu desa penyangga Kelimutu. Kali ini, dukungan itu ditunjukkan lewat pembangunan...

Miliki Laboratorium TCM, RSUD Tc Hillers Maumere Prioritaskan ODP dan PDP

Maumere, Ekorantt.com - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo didampingi Wakil Bupati, Romanus Woga meresmikan laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) di Rumah Sakit Umum Daerah...

Sebut Flores Bukan Wilayah Karts yang Dilindungi, Bupati Agas: Entah itu benar atau tidak, saya bukan ahli geologi

Borong, Ekorantt.com - Dalam dialog dengan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak pabrik semen dan tambang batu gamping di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here