Beberapa staf Basarnas Maumere ikut donor darah di Kantor SAR Kelas B Maumere, Jalan Diponegoro, Wolomarang, Alok Barat, Kabupaten Sikka, Senin (24/2/20)

Maumere, Ekorantt.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Basarnas yang ke-48, Basarnas Maumere menggelar kegiatan aksi donor darah di halaman Kantor SAR Kelas B Maumere, Jalan Diponegoro, Wolomarang, Alok Barat, Kabupaten Sikka, Senin (24/2/20).

Kepala Kantor SAR Kelas B Maumere, I Putu Sudayana mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari perayaan HUT Basarnas ke-48 yang akan berlangsung pada 28 Februari mendatang.

“Aksi donor darah ini dalam rangka HUT Basarnas yang ke-48. Aksi donor darah ini juga merupakan kegiatan rutin Kantor Basarnas Kelas B Maumere setiap tiga bulan sekali untuk memenuhi kebutuhan darah di Sikka, “ kata I Putu Sudayana.

Ia menjelaskan, aksi donor darah yang dilakukan ini untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sikka dalam memenuhi kebutuhan darah.

“Kami melakukan aksi donor darah ini merupakan kegiatan sosial karena PMI membutuhkan stok darah yang cukup banyak, sehingga kami terpanggil untuk membantu masyarakat Sikka, terutama karena Kabupaten Sikka masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait Demam Berdarah Dengue (DBD),” ungkap Sudayana.

Selain aksi donor darah, katanya, Basarnas Kelas B Maumere juga menggelar berbagai kegiatan, diantaranya; olahraga, perlombaan, dan kegiatan bakti sosial ke panti jompo Padu Wau Maumere.

Kegiatan donor darah yang berlangsung di Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere tersebut berhasil mengumpulkan 16 kantong darah dari 26 calon pendonor yang memenuhi syarat kesehatan.

Dalam kegiatan donor darah yang dilakukan oleh para personel Kantor SAR Maumere mengikutsertakan potensi SAR di daerah ini, seperti, TNI AL, Kodim Sikka 1603, Polres Sikka, Brimob, Pelni, Pelindo, Satpol PP, Tagana, BPBD Sikka, dan Bea Cukai.

Adapun tema yang diusung dalam HUT Basarnas yang ke-48 adalah, profesional, sinergi, militan, untuk Indonesia maju.

Profesional, menurut Suyadana, artinya pegawai Basarnas Kelas B Maumere dituntut untuk mengusai bidang kerja.

Sementara Sinergitas menuntut Basarnas Maumere untuk bersinergi bersama-sama dengan semua potensi SAR dan stakeholder yang ada di Maumere.

Sedangkan militan adalah “sebelum pekerjaan kita selesai tidak pantang mundur, ini tujuannya untuk Indonesia maju,” pungkas Sudayana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here