Polisi menyita puluhan jerikenminuman keras jenis sopi dari rumah salah seorang warga di sekitar pasar Borong pada Kamis sore (19/3/2020)

Borong Ekorantt.com – Sejumlah anggota Polres Manggarai Timur (Matim) menggelar razia di wilayah pasar  Borong dan sekitarnya, pada Kamis sore (19/3/2020).

Dalam razia yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Matim AKP Yohanes Bastian Simon itu, polisi berhasil menyita 28 jeriken atau sekitar 1000 liter  minuman keras (miras) jenis sopi dari salah satu rumah warga di area pasar Borong.

Menurut keterangan pemilik rumah, Beneria  Sardiana Tandur (57), puluhan jeriken miras yang disusun di halaman samping rumahnya itu, milik salah seorang warga Manggarai Barat.

Selama ini, kata Beneria, pemilik miras itu selalu menitipkan jeriken-jeriken itu di halaman samping  rumahnya, sebelum dihantar ke Aimere, Kabupaten Ngada.

“Pemilik miras biasanya datang ambil pada hari Senin atau Selasa untuk dijual ke Aimere,” katanya.

“Saya izin titip di sini karena kasihan dengan pemilik miras ini,” lanjutnya.

Atas persetujuan Beneria, polisi kemudian menyita puluhan jeriken miras tersebut.

Polisi saat razia barang kedaluwarsa di Minimarket Pancaran Borong

Selain miras, dalam razia itu juga polisi menemukan sejumlah barang kedaluwarsa di sejumlah toko sembako di Borong, ibu kota Matim

Di Minimarket Pancaran, polisi menemukan barang-barang jualan yang tanpa label expired, seperti Sam Miguel, Calten Berg, Gunnes 620 ML, Gunnes 325 ML, Roti Jessy, Kue Rasa Campur, Rokok Sampoerna, Marlboro, Surya Pro, Djarum Black dan beberapa barang lainya.

Selain di Minimarket Pancaran, di Toko Widi, polisi juga menemukan barang jualan yang tidak berlabel expired, yakni Blaster Pop dan Mori Naga.

Kabag Ops Polres Matim AKP Yohanes Bastian Simon mengatakan, pihaknya akan memanggil pemilik rumah tempat penampungan miras dan pemilik toko yang menjual barang kedaluwarsa itu untuk dimintai keterangan.

“Kami akan ambil keterangan kepada pemilik rumah tempat penampungan miras dan pemilik toko yang jual barang kedaluwarsa itu,” kata Yohanes usai razia itu.

Kegiatan razia itu, kata dia, untuk meminimalisasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Matim.

Selama razia yang berlangsung sekitar empat jam itu, Kabag Ops Polres Matim dan anggota juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat.

Rosis Adir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here