Kamis, 13 Agustus 2020

Kemenkop UKM Terus Gulirkan Relaksasi Pembiayaan bagi Koperasi di Tengah Pandemi

Jakarta, Ekorantt.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan, sebanyak 40 koperasi yang merupakan mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM sudah 100 persen mendapat relaksasi atas pinjamannya.

“Koperasi bisa mengajukan relaksasi untuk mendapat pinjaman modal kerja baru atau tambahan bagi modal kerja. Saya tahu, Kopdit Obor Mas sudah mengajukan hal itu,” kata Teten saat menghadiri RAT Kopdit Obor Mas tahun buku 2019 melalui aplikasi online, Selasa (30/6/2020).

Menteri Teten mempersilakan koperasi yang belum mendapat dana bergulir dari LPDB untuk mengajukan agar mendapat modal kerja baru yang murah.

“Saya akui, di tengah krisis saat ini, banyak anggota yang menarik simpanannya. Ada juga anggota yang tidak bisa mencicil pinjamannya karena usahanya terdampak krisis,” kata Teten.

Menkop Teten kembali menekankan, prioritas penyaluran dana bergulir 100 persen untuk koperasi. Diharapkan dana tersebut dapat benar-benar memberi dampak bagi peningkatan kinerja koperasi, pelayanan, dan kesejahteraan anggota.

Teten berharap, pembiayaan murah dan mudah bagi pelaku UMKM melalui koperasi.

“Saya kira, Kopdit Obor Mas bisa menjadi model bagi pengembangan koperasi, khususnya KSP, yang sehat. Selain kinerjanya bagus, juga pembinaan untuk para anggota berjalan dengan baik dan benar,” tandasnya.

Untuk itu, Rapat Anggota adalah forum yang sangat penting bagi koperasi karena selain sebagai perwujudan anggota sebagai pemilik koperasi, juga sebagai salah satu bentuk mekanisme pengawasan internal koperasi.

“Apabila RAT dilaksanakan dengan baik dan diikuti secara aktif oleh anggota, maka keputusan yang dihasilkan akan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kewajiban anggota,” kata Teten.

Bahkan, lanjut Teten, RAT juga akan dapat mendeteksi apabila ada kemungkinan penyimpangan atau kesalahan yang terjadi di dalam tubuh koperasi.

Teten juga mengakui, langkahnya melakukan moratorium perizinan KSP dengan wilayah keanggotaan lintas provinsi adalah untuk menjaga kelangsungan usaha simpan pinjam oleh koperasi.

“Langkah moratorium untuk melindungi koperasi dan seluruh anggotanya. Kita sudah koordinasi dengan OJK dalam memperkuat pengawasan KSP dalam skala besar,” tukas Teten.

Teten menegaskan bahwa moratorium bukan untuk melemahkan koperasi.

“Selama itu, kita akan menperkuat sistem pengawasan dan meningkatkan kualitas kompetensi para pengurus koperasi. Standar akuntabilitas dan transparansi koperasi harus sama dengan korporasi,” tegas Teten.

Lebih dari itu, ia berharap koperasi bisa berperan dalam membangun ekosistem pengembangan komoditi unggulan para pelaku UMKM. Sehingga, bisa masuk dalam supply chain.

Bagi Teten, koperasi tidak mungkin besar kalau tidak mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu, pemerintah mendorong agar melakukan modernisasi koperasi yaitu melalui digitalisasi pelayanan koperasi, inovasi manajemen, teknologi, dan SDM koperasi.

“Juga dengan mengembangkan usaha koperasi di sektor unggulan, yaitu sektor komoditi, teknologi, jasa, pangan dan pembiayaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete menjelaskan, saat ini Obor Mas memiliki total aset sebesar Rp745,3 miliar dengan jumlah anggota lebih dari 92 ribu orang.

“Minat anggota untuk meminjam dari koperasi masih cukup tinggi. Terlebih lagi, kita turut menyalurkan KUR dengan bunga sangat murah, yaitu 0,5% per bulan,” pungkas Andreas.

TERKINI

Staf Khusus Kemendesa: PKTD di Ende Libatkan Pekerja di Desa

Ende, Ekorantt.com – Staf khusus Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ahmad Imam meminta agar kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) desa-desa di...

Bikin Miris, Sejumlah Kambing di Ende ‘Berwisata Ria’ ke Taman Permenungan Bung Karno

Ende, Ekorantt.com – Sebuah pemandangan yang bikin miris terjadi di Taman Permenungan Bung Karno pada Rabu (12/8/2020). Nampak empat ekor kambing berkeliaran bebas di...

Demi ‘Anandao’ yang Cerdas dan Berkarakter (Refleksi Hari Jadi SMPK Frateran Ndao ke-72)

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk, M. Pd* “Ibu adalah sekolah. Ibu adalah lembaga pendidikan pertama. Ibulah yang membekali anak sikap, watak, kepribadian, akhlak, iman,...

Seorang Anggota DPRD di Ngada Diduga Terkonfimasi Positif Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngada bernisial PN diduga terkonfirmasi positif Covid-19. Anggota dewan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19...

BACA JUGA

Terapkan Pembelajaran Daring, SMAK Regina Pacis Bajawa Bantu Biaya Pulsa untuk Siswa

Bajawa, Ekorantt.com - Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Regina Pacis Bajawa, Kabupaten Ngada, memberi bantuan biaya pembelian pulsa bagi siswa-siswi, selama penerapan sistem pembelajaran...

Diberhentikan Tanpa Kejelasan, 26 Karyawan Barata Kupang Mengadu ke DPRD NTT

Kupang, Ekorantt.com - Sebanyak 26 karyawan PT Barata Guna Indo Ganesa Cabang Kupang mendatangi kantor DPRD NTT pada Rabu (12/8/2020) sore. Mereka ingin mengadu...

Penerapan Pembelajaran Daring bagi Pelajar Berkebutuhan Khusus di Maumere tidak Efektif

Maumere, Ekorantt.com - Penerapan pembelajaran Daring (Dalam Jaringan) alias online tidak efektif dijalankan oleh pelajar berkebutuhan khusus di Maumere, Kabupaten Sikka. Kepala Sekolah SLB...

Mobil ‘Pick Up’ di Ende Boleh Angkut Penumpang, Ini Syaratnya

Ende, Ekorantt.com - Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan mengelompokkan mobil bak terbuka atau pick up sebagai mobil barang. Namun tak jarang...

Pendidikan Karakter dan Kesadaran Hukum Jadi Materi Pembelajaran di SMPN 1 Maumere

Maumere, Ekorantt.com - Lembaga Pendidikan SMPN 1 Maumere memasukkan pendidikan karakter, pola hidup bersih dan sehat, dan kesadaran hokum sebagai materi pembelajaran sekolah. Demikian...

Jejak NTA di Nian Sikka: Dari Pendidikan Sampai Air Bersih Pertanian

Maumere, Ekorantt.com - Meski Pendemi Covid - 19 mengancam nyawa, semangat dan komitmen kuat lembaga intenasional yang menjalani misi kemanusiaan di bumi nian Sikka...

Demi ‘Anandao’ yang Cerdas dan Berkarakter (Refleksi Hari Jadi SMPK Frateran Ndao ke-72)

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk, M. Pd* “Ibu adalah sekolah. Ibu adalah lembaga pendidikan pertama. Ibulah yang membekali anak sikap, watak, kepribadian, akhlak, iman,...

Protes Tambang Galian C, Tiga Warga Lengkosambi, Ngada Dipanggil Polisi

Bajawa, Ekorantt.com - Tiga warga Desa Lengkosambi, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, dipanggil oleh pihak kepolisian karena memerotes keberadaan tambang galian C di wilayah mereka....
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here