Sanggar Bliran Sina Tawarkan Paket Wisata Baru untuk Wisatawan

Maumere, Ekorantt.com – Sanggar Budaya Bliran Sina di Dusun Watublapi, Desa Kajuwair Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur menawarkan sejumlah paket wisata baru bagi para wisatawan.

Ketua Sanggar Budaya Bliran Sina Watublapi Yosef Gervasius menuturkan, sejak berdiri 1988, sanggar ini masih membuat tenun ikat secara tradisional. Mulai dari proses pembuatan kapas jadi benang sampai pada pewarnaan dari bahan-bahan alam.

Selain itu musik dan tari tradisional, kerajinan tangan, kerja bergilir atau gotong royong.

Namun, demikian Yosef, di usia yang baru ini, pihaknya ingin menawarkan sesuatu yang lain kepada wisatawan.

“Di usia ke-35 tepatnya 7 September 2023 Sanggar Bliran Sina kolaborasi paket wisata budaya, agrowisata dan wisata gastronomi untuk membuat wisatawan tinggal lebih lama di Watublapi, menikmati kuliner makanan setempat, setelah itu baru menikmati tarian-tarian yang disuguhkan Sanggar Bliran Sina,” ujar Yosef kepada Ekora NTT, Kamis, 7 September 2023.

Wisata gastronomi, jelas Yosef, lebih pada konteks makanan sebagai tujuan rekreasi. Wisatawan yang datang ke Watublapi diajak ke kebun, lalu mengambil bahan makanan.

Selanjutnya bahan-bahan itu diolah. Para pengunjung akan didampingi ibu-ibu. Setelah masak dihidangkan, dan makan bersama.

“Selain itu kita kembangkan wisata kuliner untuk memberikan pengalaman cita rasa dan budaya kepada wisatawan,” ujarnya.

Ketua Dewan Kesenian Sikka (Waniana) Nyong Franco  mengapresiasi Sanggar Bliran Sina karena bisa bertahan hingga usianya ke-35.

“Mengurus dan mempertahankan sebuah komunitas seni itu tidak mudah. Di dalam komunitas terdiri dari kumpulan orang seni yang biasanya memiliki idealisme tinggi dalam arti yang lebih gamblang sulit diatur,” ungkap Nong.

Orang seni, ungkap Nong, biasanya berkiblat pada kebebasan mutlak. Karena dengan memiliki kebebasan berekspresi, mereka bisa lebih produktif dalam karya cipta.

“Bagi saya pribadi dan seharusnya Pemda Sikka bisa melihat dan menerima Sanggar Bliran Sina dan juga sanggar-sanggar lain sebagai sebuah keuntungan atau aset yang sangat potensial baik dari aspek historis, budaya, pendidikan, promosi daerah bahkan aspek ekonomis,” jelasnya.

“Semoga teman-teman sahabat seperjuangan dalam seni budaya bisa tetap kompak dan saling mendukung. Selamat Hari Jadi untuk Bliran Sina kebanggaan masyarakat Nian Tana,” tambahnya.

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Sikka Even Edomeko mendorong Sanggar Bliran Sina untuk terus melestarikan tradisi sebagai kearifan lokal.

TERKINI
BACA JUGA