Kos-kosan di Ende Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pihak kelurahan mencatat korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Ende, Ekorantt.com – Sebuah kos-kosan milik Albinus Wake yang terletak di Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende ludes terbakar pada Rabu siang, 7 Januari 2026.

Api melahap lima kamar kos disertai satu unit mobil pikap dan satu unit kendaraan roda dua. Selain itu, sejumlah suku cadang kendaraan yang disimpan di gudang juga terbakar. 

“Kos-kosan ini lima kamar, sudah kurang lebih dua tahun tidak ada penghuni. Bangunannya semi permanen, dinding gedek sehingga dengan cepat api merambat. Sekitar 10-11 menit saja sudah habis terbakar,” ungkap Lurah Paupire, Agustinus Donatus Male.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pihak kelurahan mencatat korban mengalami kerugian material diperkirakan mencapai Rp80 juta.

“Yang disampaikan oleh pemilik rumah tadi jumlah kerugian kurang lebih Rp80-an juta. Itu yang ditotalkan semua, karena mobil juga mobil bekas,” ujarnya.

Lurah Agustinus menduga kejadian tersebut disebabkan arus pendek dari salah satu kamar kos.

Saat kejadian, korban sedang melakukan pengelasan mobil. Tiba-tiba terdengar teriakan warga bahwa ada kebakaran. 

Mendengar teriakan tersebut, korban langsung keluar dan melihat api sudah membesar di salah satu kamar kos.

“Menurut pengakuan dari tuan rumah bahwa sebelumnya beliau sedang las pada bagian depan mobil. Sesaat kemudian dia pergi ke kamar mandi tiba-tiba ada tetangga teriak ada kebakaran. Mendengar teriakan itu, beliau lari keluar dan melihat ada kebakaran,” ungkap Agustinus.

Agustinus kembali menegaskan bahwa kebakaran tersebut bukan karena arus pendek pada saat pekerjaan las tetapi di salah satu kamar kos. 

“Kemungkinan bukan dari las karena alat sudah dimatikan. Api diduga berasal dari salah satu kamar,” tandasnya. 

Pantauan media di lokasi kejadian, api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih satu jam petugas Damkar datang ke lokasi kejadian.

Upaya pemadaman terus dilakukan hingga api dipastikan benar-benar padam dan selanjutnya petugas pemadam kebakaran bersama anggota TNI/Polri serta warga setempat mengevakuasi puing-puing bangunan.

Kabid Damkar Kabupaten Ende, Nasrul Ibrahim menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan kejadian tersebut sekitar pukul 12.30 Wita.

“Setelah ada laporan, tim langsung turun untuk melakukan pemadaman. Kami dapat informasi tadi bahwa ini kos-kosan yang sudah tidak ditempati lagi,” terang Nasrul.

Petugas Damkar Ende masih berupaya mengidentifikasi penyebab kebakaran serta menghitung jumlah kerugian material.

Pemilik kos, Albinus Wake, hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan lantaran masih mengalami syok berat akibat musibah yang menimpanya.

“Dia masih syok, masih di dalam rumah. Kalau untuk wawancara sekarang sepertinya belum bisa,” ujar salah satu anggota keluarga.

TERKINI
BACA JUGA