Maumere, Ekorantt.com – Maumere bakal menjadi pusat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kupang yang selama ini menjadi terminal utama, sudah tidak dapat dikembangkan lebih lanjut.
“Berdasarkan hasil studi, lokasi yang paling optimal untuk dikembangkan adalah Maumere,” kata Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo saat groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Fuel Terminal Maumere, Biak, dan Palaran di Kawasan Pertamina Bolawolon, Maumere, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Flores, Rabu, 29 April 2026.
Purnomo mengatakan, Pertamina menggandeng BUMN lain, yakni Nindya Karya, untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan terminal BBM Maumere sekitar 70 juta liter. “Kapal yang dilayani juga akan bervariasi, mulai dari kapasitas kecil sekitar 2,5 juta liter hingga kapal besar.”
Hal ini, kata dia, merupakan komitmen Pertamina untuk meningkatkan keandalan infrastruktur dalam penyediaan BBM di seluruh Nusantara, dari Sabang sampai Merauke.
Pengembangan terminal di Maumere, jelas Purnomo, akan mengubah pola suplai BBM, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ke depan, Maumere akan melayani distribusi ke Atapupu, Kalabahi, Maumere, Larantuka, Ende, Waingapu, dan Rote.
“Oleh karena itu, proyek ini menjadi sangat penting. Kami berharap seluruh pihak, khususnya tim dari Nindya Karya, diberikan kemudahan, kelancaran, dan keselamatan sehingga proyek ini dapat diselesaikan dengan baik,” kata Purnomo.
“Dengan demikian, keandalan suplai dan distribusi BBM di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya Pulau Flores dan Kabupaten Sikka, dapat semakin meningkat.”
Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi menyampaikan bahwa kondisi pasokan BBM di Sikka tetap aman tanpa hambatan. Peningkatan kapasitas terminal tentu akan semakin memperlancar distribusi BBM di wilayah Flores dan sekitarnya.
Maumere, kata Subandi, akan menjadi lokasi pembangunan sejumlah investasi ke depan. Dalam waktu dekat ada juga kegiatan seperti Sail Indonesia dan Lomba Lari. Keberadaan terminal BBM menjadi sangat penting dalam mendukung investasi yang masuk itu.
“Pemerintah daerah berharap semua proyek dan event ini berjalan lancar karena dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan Maumere yang sedang tumbuh,” harap Simon.













