Unipa Expo Hadirkan Kampus yang Dekat dengan Masyarakat

Unipa Maumere ingin mahasiswa dan anak muda di Sikka berani mencoba banyak hal. Mereka harus berani membuat karya, memulai usaha, tampil, berani gagal, dan berani bangkit lagi.

Maumere, Ekorantt.com – Rektor Universitas Nusa Nipa, Jonas K.G.D. Gobang atau Gery Gobang mengatakan, Universitas Nusa Nipa ingin menghadirkan kampus yang lebih dekat dengan masyarakat.

Melalui Unipa Expo 2026, kampus tidak hanya bicara teori, tetapi juga memberi ruang bagi karya, budaya, inovasi, dan kolaborasi.

Unipa Maumere ingin mahasiswa dan anak muda di Sikka berani mencoba banyak hal. Mereka harus berani membuat karya, memulai usaha, tampil, berani gagal, dan berani bangkit lagi.

“Karena masa depan tidak dimenangkan oleh orang yang paling takut salah, melainkan oleh mereka yang terus bergerak dan terus belajar,” ujarnya saat kegiatan Unipa Expo 2026 di Kampus Unipa Maumere, Senin, 19 Mei 2026 sore.

Gery menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sikka, seluruh panitia, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, sponsor, mitra kerja, mitra sekolah, dan  pelaku UMKM.

“Mari kita nikmati Unipa Expo 2026 ini dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan optimisme,” katanya.

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi mengharapkan Unipa Expo 2026 bukan sekadar ajang pameran karya tulis, inovasi teknologi, maupun produk mahasiswa, tetapi menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Sikka siap tampil sebagai agen perubahan.

Simon menegaskan, perubahan bukan sekadar sebuah kata, melainkan sebuah kepastian yang harus dihadapi secara aktif oleh semua pihak.

Di tengah pesatnya perubahan teknologi, ekonomi, sosial, dan iklim, masyarakat dituntut untuk tidak sekedar menjadi penonton, tetapi harus ikut mengambil bagian dalam proses perubahan tersebut.

Universitas Nusa Nipa sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Kabupaten Sikka telah menunjukkan perannya sebagai kawah candra dimuka perubahan.

Melalui expo ini, Simon melihat semangat anak-anak muda Sikka untuk menghadirkan solusi dan inovasi bagi daerah.

“Jangan biarkan ide-ide hebat hanya berhenti di atas kertas atau di laboratorium. Keluarkan, pamerkan, dan komersialkan agar mampu menciptakan peluang kerja baru,” ujar Simon.

Pemerintah, kata dia, mendukung penuh kegiatan-kegiatan kreatif dan inovatif seperti Unipa Expo 2026. Pemerintah siap menyediakan ruang bagi mahasiswa dan inovator lokal untuk mengembangkan gagasan, membangun koneksi dengan pasar, serta menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Simon menyampaikan tiga poin penting yang harus menjadi landasan generasi muda dalam membawa perubahan.

Pertama, berani berinovasi dengan keluar dari zona nyaman dan menciptakan solusi terhadap berbagai persoalan di sekitar, seperti ketahanan pangan, pariwisata berkelanjutan, energi terbarukan, hingga digitalisasi UMKM.

Kedua, mampu menginspirasi orang lain. Sebab, perubahan sejati bukan hanya dirasakan sendiri, tetapi harus dapat menular dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Simon berharap Unipa Expo menjadi titik awal lahirnya inspirasi yang menyebar hingga ke seluruh pelosok Kabupaten Sikka.

Ketiga, pentingnya membangun kolaborasi. Menurutnya, tidak ada perubahan besar yang lahir dari kerja sendiri. Karena itu, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat harus bergandengan tangan untuk menciptakan perubahan yang nyata.

Kepada para mahasiswa dan peserta expo, Simon berharap agar mereka mampu menunjukkan bahwa Kabupaten Sikka bukanlah hanya dikenal sebagai daerah wisata, tetapi juga sebagai tempat lahirnya generasi yang mampu mengubah masa depan.

“Jadilah cahaya perubahan, bukan hanya menunggu keadaan terang. Mulailah dari ide kecil yang nyata, dari karya yang bermanfaat, dan dari kolaborasi yang tulus,” ujarnya.

TERKINI
BACA JUGA