Weetabula, Ekorantt.com – Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla meminta manajemen Kopdit Pintu Air untuk terus memberikan edukasi, terutama berkaitan dengan literasi keuangan dalam manajemen usaha anggota.
Ia mengatakan hal ini karena Sumba Barat Daya memiliki potensi pertanian dan peternakan yang menjamin kesejahteraan keluarga secara nyata. Namun potensi ini belum dioptimalkan karena masyarakat kurang memahami manajemen usaha.
Karena itu, menurutnya, kehadiran Kopdit Pintu hendaknya dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka tahu cara mengelola usaha dengan baik.
“Kehadiran koperasi bukan hanya mengajak masyarakat menabung, tetapi juga memberikan edukasi tentang bagaimana mengelola keuangan dengan baik sehingga usaha masyarakat bisa berkembang,” ujar Ratu Wulla saat peresmian Kantor Kopdit Pintu Air Cabang Kodi, Senin, 22 Juni 2026.
Ratu Wulla mengatakan Pemerintah Kabupaten SBD menyambut baik kehadiran Kopdit Pintu Air ikut mendukung pemerintah lewat pembiayaan sektor usaha kecil dan menengah.
Pemkab SBD, lanjut dia, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan koperasi dalam memperkuat sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Peresmian ini memiliki arti penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, mudah, dan terpercaya sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi rumah tangga serta mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak dan mendorong tumbuh kembang usaha ekonomi produktif masyarakat,” jelasnya.
Ratu Wulla menegaskan, koperasi bukan saja sebagai tempat transaksi keuangan tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan dan edukasi ekonomi masyarakat.
“Edukasi yang diberikan kepada masyarakat itu soal bagaimana pengelolaan keuangan dengan baik, bagaimana manajemen keuangan bagi sebuah usaha dengan baik,” kata Ratu Wulla.
Karena itu, Ratu Wulla mengajak masyarakat untuk bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air. Ia yakin Kopdit Pintu Air akan selalu mendampingi dan memberikan edukasi serta pelayanan terbaik kepada anggota.
Senada, Ketua Pengurus Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, mengakui potensi kekayaan Pulau Sumba sangat melimpah, namun belum dikelola secara optimal. Realitas inilah yang selama ini dirasakan oleh para petani, nelayan, peternak, hingga buruh.
Menurut Jano, kehadiran Kopdit Pintu Air memberikan solusi konkret terhadap persoalan ini.
“Lahirnya Pintu Air tak lain untuk mengajak anggota menanam bukan saja menanam segala jenis pohon tanaman tetapi juga menanam pohon uang. Mari kita bersama mengajak dan mendidik anggota agar mereka juga menanam pohon uang melalui cara menabung. Dengan menabung suatu saat nanti orang tersebut akan memetik bunganya,” kata Jano.
Hadir dalam peresmian Kantor Cabang Kodi, Asisten 1 Setda SBD Christofel Horo, General Manager Kopdit Pintu Air Gabriel Pito Sorowutun, dan Sekretaris Pengurus Pusat Pintu Air Agustinus Nong. Hadir pula Ketua Komite Kopdit Pintu Air Cabang Kodi Dominikus Dinong Da Gomez, tamu undangan, para anggota.
