Maumere, Ekorantt.com – Seorang pekerja pelabuhan, Semuel Singsigus Tuati, 43 tahun, asal Alor, meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kerja di Pelabuhan Laurentius Say Maumere, Kabupaten Sikka pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Semuel diduga terlindas Reach Stacker atau alat pemindah atau penata peti kemas saat bekerja pada Sabtu pagi.
Kepala Seksi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga mengatakan, kejadian berawal saat kegiatan memindahkan peti kemas pada pukul 08.30 Wita.
“Saat pengerjaan sedang berjalan sekitar pukul 09.40 Wita, operator alat Reach Stacker yang bernama MW mendapat informasi dari korban SST, bahwa peti kemas siap dikeluarkan. Kemudian korban menarik alat Reach Stacker guna menyampaikan hal tersebut,” ujarnya kepada Ekora NTT, Sabtu, 11 Juli 2026 malam.
Korban kemudian turun melewati tangga yang terdapat di alat berat tersebut. Setelah Reach Stacker bergerak maju, tiba-tiba terdengar suara teriakan.
Operator yang mendengar teriakan ini segera menghentikan Reach Stacker dan mendapati korban telah tergeletak di lantai jalan.
Leonardus menambahkan, operator segera menghubungi pengawas pekerjaan, lalu melaporkan adanya kecelakaan saat proses pemindahan peti kemas, yang mana korban terlindas alat Reach Stacker.
Saksi bersama pekerja lainnya kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah T. C. Hillers Maumere untuk mendapatkan pertolongan medis.
Setelah adanya laporan, Leonardus menjelaskan, polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengecek kondisi korban di RSUD, Tc. Hillers Maumere, dan memeriksa sejumlah saksi.
“Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait unsur kelalaian dalam kecelakaan kerja ini, di mana status terlapor masih dalam proses penyelidikan (lidik),” kata Leonardus.













