Maumere, Ekorantt.com – Dua warga Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami luka-luka akibat panik saat gempa bumi susulan yang terjadi pada Rabu, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 22.15 Wita.
Keduanya berlari terburu-buru dalam kondisi gelap hingga membentur tembok dan jatuh ke turap.
Bhabinkamtibmas Palue, Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana mengatakan korban pertama bernama Devi Siba (38), asal Desa Rokirole, yang mengalami luka robek di dahi dan harus mendapat empat jahitan setelah menabrak tembok rumah.
Korban kedua adalah Bonifasius Nande (60) asal Desa Tuanggeo, yang mengalami luka robek di dahi dan pelipis akibat jatuh di turap. Saat kejadian, Bonifasius diketahui dalam pengaruh minuman keras (moke).
Kencana yang berada di lokasi kejadian langsung memberikan pertolongan pertama. Kedua korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat di Palue untuk mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Ia menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik saat menghadapi gempa susulan. Warga diminta waspada namun berhati-hati agar terhindar dari cedera akibat kecelakaan saat evakuasi mandiri.













