Pemkot Kupang Salurkan Suplemen Hepachol Bantu Pemulihan Pasien TBC

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis berkata, pemberian suplemen merupakan dukungan tambahan bagi pasien TBC yang selama ini telah mendapat penanganan dari pemerintah daerah.

Kupang, Ekorantt.com- Pemerintah Kota Kupang berkolaborasi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menyalurkan suplemen Hepachol untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh pasien tuberkulosis (TBC). Suplemen itu bisa mendukung proses pemulihan pasien tanpa menggantikan pengobatan medis yang wajib dijalani.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis berkata, pemberian suplemen merupakan dukungan tambahan bagi pasien TBC yang selama ini telah mendapat penanganan dari pemerintah daerah.

Menurut Serena, suplemen Hepachol diberikan untuk membantu menjaga stamina dan mendukung efektivitas pengobatan. Namun, pasien tetap harus mengikuti pengobatan sesuai ketentuan medis.

“Dengan suplemen ini, kami berharap penyembuhan bisa lebih cepat, memberikan kekuatan, dan stamina pasien menjadi lebih baik. Tetapi, pengobatan selama enam bulan tetap harus dijalani dan tidak boleh ditunda,” ujar Serena, Kamis, 15 Oktober 2026.

Ia menegaskan, program tersebut bukan pengganti pengobatan TBC yang telah berjalan di Kota Kupang. Tapi, kata dia, itu hanya dukungan tambahan melalui kolaborasi lintas organisasi.

Serena menyebut, selain pembagian suplemen, kegiatan juga mencakup skrining kanker payudara yang melibatkan penerima manfaat program Inakasih.

Dia berharap kolaborasi itu bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, khususnya dalam penanganan TBC dan kesehatan perempuan di Kota Kupang.

Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjanto berharap pemberian bantuan itu dapat menjadi salah satu upaya mendukung target eliminasi TBC di Indonesia, termasuk di Kota Kupang. “Kita harap Kota Kupang ini nanti zero TBC,” ujar Nannie.

Menurut dia, upaya menekan penyebaran TBC tidak cukup hanya melalui pengobatan. Masyarakat juga perlu membangun kebiasaan hidup bersih serta memberikan dukungan kepada pasien agar mereka tidak merasa malu atau dikucilkan.

Nannie turut mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan sosial bagi penderita TBC agar mereka bersedia menjalani pengobatan secara teratur.

“Penderita sakit tidak boleh kita kucilkan. Kita harus saling mendukung supaya mereka bisa berobat dengan senang dan tidak merasa malu,” pungkasnya. (Adv)

TERKINI
BACA JUGA