Maumere, Ekorantt.com – PT Pelabuhan Indonesia Regional 3 Cabang Maumere memprediksi jumlah penumpang kapal yang naik dan turun melalui Pelabuhan Laurentius Say Maumere akan mengalami peningkatan sekitar 5 persen saat mudik Lebaran 2026.
Estimasi jumlah penumpang kapal yang naik dan turun melalui pelabuhan itu diperkirakan mencapai kisaran 12.800 orang.
Pada 2025, jumlah arus penumpang kapal yang naik dan turun melalui Pelabuhan Laurentius Say Maumere mencapai 15.800 orang.
Lonjakan ini diprediksi didukung oleh program stimulus diskon tiket 30 persen yang diberikan oleh PT Pelni. Diskon tersebut akan menarik minat para penumpang untuk menggunakan moda transportasi laut.
General Manager Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa mengatakan, Pelindo telah melakukan persiapan intensif sejak awal Februari 2026, untuk menghadapi lonjakan arus mudik dan balik lebaran.
Pelindo menyiapkan dua terminal untuk kegiatan embarkasi dan debarkasi penumpang. Persiapan fasilitas telah dilakukan penambahan kursi dan tenda di ruang tunggu terminal, ruang laktasi, dan tempat ibadah dalam kondisi baik.
Pelindo juga akan melakukan rapat koordinasi bersama stakeholder dan penataan parkir, dan pembentukan posko, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa.
“Kalau posko Danantara, kami sudah siapkan sejak momen Natal 2025, dan Tahun Baru 2026 sebagai sarana branding dan integrasi layanan,” ujar Angga kepada Ekora NTT di Pelabuhan Laurentius Say Maumere, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia berharap kepada pengantar atau penjemput penumpang agar selalu memantau jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal secara real time, mengingat kondisi cuaca yang kurang baik beberapa waktu lalu mengakibatkan keterlambatan kedatangan kapal.
“Kami mengimbau kepada pengantar dan penjemput agar selalu koordinasi dengan penumpang yang akan berangkat. Selalu cek informasi terbaru mengenai kedatangan dan keberangkatan kapal melalui WhatsApp, SMS, atau media resmi PT Pelni,” ujarnya.
Angga menepis informasi minimnya fasilitas umum, khususnya toilet bagi penumpang dan penjemput di terminal. Pihaknya telah membuka akses ke terminal penumpang baru dengan fasilitas memadai.
Masyarakat diimbau untuk tidak buang air sembarangan di area pelabuhan. Sebab, ada beberapa pedagang kaki lima juga mengeluhkan banyak orang masih buang air sembarangan.
“Sudah diinformasikan toilet ada di terminal baru, tetapi masyarakat tidak menghiraukan, dan memiliki buang air kecil tidak pada tempatnya,” kata Angga.
Ia mengimbau pengantar, pengunjung maupun penjemput agar menggunakan area parkir yang sudah ditentukan oleh Pelindo, bukan parkir sembarang yang dapat memicu kemacetan.
“Petugas Pelindo ada di setiap titik dan siap mengatur lokasi parkir di Pelabuhan Laurentius Say Maumere menghadapi lonjakan mudik Lebaran,” ujar Angga.












