BPBD Mulai Kerahkan Bantuan bagi Korban Gempa di Flores Timur

Hingga Kamis sore, gempa susulan masih terjadi. Guncangan paling kuat hingga merobohkan bangunan berlangsung tanpa jeda terjadi pada Rabu, 8 April tengah malam hingga keesokan harinya.

Larantuka, Ekorantt.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur mulai mengerahkan paket bantuan untuk korban terdampak gempa di Pulau Adonara. Bantuan dibawa melalui penyeberangan kapal dari Larantuka menuju sejumlah lokasi terdampak pada Kamis, 9 April 2026 sore.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Maria Goretty AC Nebo Tukan, mengatakan petugas membawa beras, tenda, dan perlengkapan tidur bagi warga Desa Terong dan Lamahala di Kecamatan Adonara Timur. Bupati Anton Doni Dihen sudah berada di sana beberapa jam sebelumnya.

“Kami juga bawa berbagai perlengkapan mandi, semua sedang dalam perjalanan,” ujarnya kepada Ekora NTT melalui sambungan telepon.

BPBD Flores Timur masih melakukan kajian lapangan, kata Maria. Hasilnya akan dijadikan pertimbangan Bupati untuk menetapkan status penanganan bencana.

“Hasil kajian belum kami dapatkan, teman-teman masih melakukannya di lapangan,” tuturnya.

Pemerintah, kata dia, juga belum menentukan sikap terkait titik lokasi pengungsian sementara yang aman, nyaman, serta tepat sehingga memudahkan koordinasi dalam penanganan bagi warga terdampak.

 “Kita masih cross check lapangan, lokasinya nanti pasti ditentukan,” ujarnya.

Hingga Kamis sore, gempa susulan masih terjadi. Guncangan paling kuat hingga merobohkan bangunan berlangsung tanpa jeda terjadi pada Rabu, 8 April tengah malam hingga keesokan harinya.

Maria menghimbau warga agar tetap tenang dan selalu menjauhkan diri dari bangunan. Ia berpesan kepada semua pihak tak menyebarkan informasi yang tak jelas sumbernya, apa lagi mengandung hoaks.

“Tetap pantau informasi resmi dari BMKG. Pemerintah akan berusaha maksimal untuk melakukan penanganan,” tutur Goretty.

Pemerintah Desa Terong mencatat lebih dari 100 unit rumah rusak akibat gempa. Sedangkan di Desa Lamahala, 22 unit rumah tercatat mengalami kerusakan. Desa Watobuku dan Desa Motonwutun di Kecamatan Solor Timur, Pulau Solor juga ikut terdampak gempa ini.

Paul Kabelen

TERKINI
BACA JUGA