Pesepeda Motor di Ngada Tewas Usai Bertabrakan dengan Pikap

Saat memasuki pertigaan, kata Iptu Yosep, korban tidak memperhatikan kendaraan lain namun langsung menerobos masuk ke ruas jalan utama.

Bajawa, Ekorantt.com – Nahas dialami AT, 49 tahun, warga asal Kelurahan Mangulewa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Ia tewas usai sepeda motornya yang tidak memiliki nomor polisi bertabrakan dengan mobil pikap di ruas Jalan Trans flores, tepatnya di depan Kantor Lurah Mangulewa.

Kasat Lantas Polres Ngada, Iptu Yosep D. Tote mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita saat korban memacu sepeda motornya menuju arah Bajawa.

Saat memasuki pertigaan, kata Iptu Yosep, korban tidak memperhatikan kendaraan lain namun langsung menerobos masuk ke ruas jalan utama.

“Saat itu korban muat gabah padi sekitar 100 kilogram dan hendak menuju ke rumahnya,” ujar Iptu Yosep kepada awak media di Bajawa pada Senin, 20 April 2026.

Saat bersamaan melaju sebuah mobil pikap milik AL dari arah Kota Bajawa menuju Mataloko, Kecamatan Golewa.

Akibat itu, AT meninggal dunia saat dilarikan menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Yosep mengimbau agar masyarakat khususnya pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu, mengurangi kecepatan, serta selalu berhati-hati dalam mengendarai kendaraan.

“Fokus memperhatikan situasi di kiri kanan jalan, selalu gunakan helm standar SNI, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima atau siap pakai,” imbuh dia.

Ia berharap agar masyarakat melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK.

“Lebih penting juga sebelum mengendarai kendaraan untuk berdoa memohon perlindungan Tuhan agar selamat dalam perjalanan dan boleh tiba bersama keluarga,” tutup Iptu Yosep.

TERKINI
BACA JUGA