Kupang, Ekorantt.com – Sebanyak 533 jemaah haji dari Kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur bakal diberangkatkan ke Mekkah, Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (Kloter) 80 dan 81.
Kloter 80 terdiri dari jemaah pria 222 orang dan jemaah wanita sebanyak 154 orang. Sedangkan Kloter 81 berjumlah 107 jemaah yang terdiri dari jemaah pria 53 orang dan jemaah wanita 54 orang.
Khusus jemaah lansia sebanyak 120 jemaah. Pada kloter 80 sebanyak 930 jemaah dan kloter 81 sebanyak 27 jemaah.
Kepala Kantor Wilayah Haji dan Umroh Provinsi NTT, Haji Hasan Manuk mengatakan, jemaah haji bakal ditemani pendamping dari Kementerian Haji dan Umroh se-kabupaten/kota serta pendamping dari pemerintah kabupaten/kota.
Sebelum diberangkatkan ke Mekkah, jemaah haji bakal dilepas oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka bersama Ketua DPRD NTT dan pejabat teknis lainnya di Embarkasi Surabaya pada 11 Mei 2026.
“Karena dapat kelompok terbang (Kloter) 80 dan 81, jemaah haji asal NTT turunnya di Jeddah. Karena turun di Jeddah, maka langsung ke Mekah untuk ibadah haji,” kata Haji Hasan di Kupang pada Kamis, 7 Mei 2026.
Haji Hasan mengungkapkan, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umroh dan Pemerintah Arab Saudi menjamin keamanan jemaah haji asal Indonesia selama menuai ibadah haji di Arab Saudi.
“Bapak Menteri dan Wakil Menteri beserta duta besar telah mengecek kondisi dan dijamin aman. Insyaallah aman,” ungkapnya.
Ia mengakui bahwa saat ini ada 14.300 jemaah haji yang menjadi daftar tunggu untuk diberangkatkan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.
“Untuk NTT lama tunggu bisa mencapai 26 tahun. Orang tua bisa mendaftar anaknya sejak usia 12 tahun,” pungkasnya.













