Kupang, Ekorantt.com – Wali Kota Kupang, Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak jalanan, dengan turun langsung menemui mereka saat berjualan koran di sejumlah persimpangan lampu merah di Kota Kupang.
Tak hanya mengimbau agar anak-anak menghentikan aktivitas berjualan di jalan, keduanya juga mendatangi rumah masing-masing anak untuk berdialog dengan orangtua dan mengetahui kondisi keluarga mereka secara langsung.
Wali Kota Kupang, Christian Widodo mengatakan langkah tersebut dilakukan agar pemerintah memahami akar persoalan yang menyebabkan anak-anak harus mencari nafkah di jalan.
“Kami ingin melihat langsung kondisi keluarganya. Tidak hanya menertibkan anak-anak dan mengembalikan mereka kepada orangtua, tetapi juga memastikan apakah keluarga mereka sudah menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial, maupun kepesertaan BPJS,” ujar Christian di Kupang pada Jumat, 26 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh kondisi keluarga akan didata agar penanganan yang diberikan bersifat menyeluruh dan menyentuh sumber permasalahan.
“Jadi kami catat semua keadaan keluarganya supaya penanganannya komprehensif, langsung pada akarnya. Kita tangani dari hulu ke hilir,” katanya.
Christian menilai aktivitas anak-anak yang menjual koran maupun makanan dan minuman di lampu merah hingga larut malam berpotensi mengganggu tumbuh kembang serta pendidikan mereka.
“Kalau mereka beraktivitas sampai malam, tentu dapat mengganggu proses belajar. Mereka bisa kehilangan fokus di sekolah karena waktu istirahatnya berkurang,” jelasnya.
Christian berharap kunjungan langsung ke rumah keluarga anak-anak jalanan dapat menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Kupang untuk memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga.
“Kami berharap anak-anak dapat kembali fokus menempuh pendidikan dan tumbuh dalam lingkungan yang lebih baik,” tandasnya.













