Ruteng, Ekorantt.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.
Branch Office Head BRI Ruteng, Akarius Armayadi P berkata, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores.
Menurutnya, bantuan tersebut disalurkan pada 16–17 Agustus 2026, denhan jenis bantuan yang diberikan berupa nasi boks, mie instan, telur, dan air mineral yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Melalui BRI Peduli, kami berupaya hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur,” kata Akatius kepada Ekora NTT pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan pangan pascabencana.
BRI akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran, katanya.
“BRI akan terus berupaya menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami berharap dukungan ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.”
Ia bilang, penyaluran bantuan BRI Peduli tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Karena itu, ia berharap bahwa bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta meringankan kebutuhan masyarakat terdampak.
“BRI juga terus berkomitmen untuk hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, termasuk dalam situasi tanggap darurat bencana,” tuturnya.
Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores, NTT pada Sabtu pagi pukul 04.58, 15 Agustus 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pusat gempa berada di 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores dengan kedalaman 15 kilometer.
Pendataan sementara Tim SAR, korban gempa di Manggarai Timur berjumlah 449 orang, dengan rincian 25 orang meninggal dunia, luka ringan 242 orang, dan luka berat sebanyak 182 orang.
Sementara untuk Kabupaten Manggarai, total korban 49 orang. Rinciannya adalah meninggal dunia 27 orang, luka berat 8 orang dan luka ringan sebanyak 14 orang.













