Belu, Ekorantt.com – Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia berencana membuka dua Tempat Pelayanan (TP) baru di wilayah kerja area Timor Bagian Timur pada 2027 mendatang.
Dua tempat pelayanan tersebut masing-masing akan dibuka oleh Cabang Atambua dan Cabang Betun. Cabang Atambua menyiapkan TP Tubokioan, sedangkan Cabang Betun akan membuka TP Kobalima.
Manajer Area Timor Bagian Timur Koperasi Pintu Air Rotat Indonesia, Maria Fatima Loan berkata, rencana pembukaan dua TP tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada anggota.
“Rencana bakal dibuka pada tahun depan,” ujar Maria Fatima Loan saat ditemui di Atambua.
Ia menjelaskan, TP Tubokioan nantinya melayani anggota di wilayah Kecamatan Atambua Selatan dan sebagian wilayah Kecamatan Tasifeto Barat.
Sementara TP Kobalima akan melayani anggota yang berada di Kecamatan Kobalima dan Kecamatan Kobalima Timur.
“Kehadiran tempat pelayanan ini dihadirkan untuk memberikan pelayanan kepada anggota,” ungkapnya.
Berdasarkan data per Juli 2026, Koperasi Pintu Air Cabang Atambua telah memiliki 13.053 anggota.
Cabang tersebut mencatat total saham sebesar Rp34,04 miliar, non-saham Rp45,33 miliar, total pinjaman Rp55,22 miliar, dan total aset mencapai Rp139,33 miliar.
Sementara calon TP Tubokioan tercatat memiliki 1.820 anggota. Potensi yang dihimpun mencapai total saham Rp5,44 miliar, non-saham Rp3,60 miliar, serta total pinjaman sebesar Rp10,06 miliar.
“Potensi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam rencana pengembangan pelayanan melalui pembukaan TP baru di Tubokioan,” jelasnya.
Kepala Cabang Koperasi Pintu Air Cabang Atambua, Yosef Seran, mengatakan pembukaan TP Tubokioan menjadi langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada anggota yang selama ini berada cukup jauh dari kantor cabang.
Menurutnya, keberadaan TP baru di Tubokioan diharapkan dapat mempermudah anggota dalam mengakses berbagai layanan koperasi, baik terkait simpanan maupun pinjaman.
Yosef menjelaskan, potensi anggota di wilayah yang akan menjadi cakupan pelayanan TP Tubokioan cukup besar. Hal ini terlihat dari jumlah anggota yang telah mencapai 1.820 orang dengan total saham lebih dari Rp5,4 miliar dan total pinjaman mencapai sekitar Rp10 miliar.
“Pembukaan TP Tubokioan ini tentu untuk mendekatkan pelayanan kepada anggota. Kami berharap dengan adanya TP ini, anggota semakin mudah mendapatkan pelayanan Koperasi Pintu Air,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak cabang akan mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum TP tersebut mulai beroperasi, termasuk kesiapan sumber daya manusia dan sarana pelayanan.
“Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan kepada anggota bisa semakin dekat, cepat dan memberikan manfaat,” katanya.
