Senin, 25 Mei 2020

Pelaku Perjalanan Asal Lembata Terlantar Dua Bulan di Flotim

- Advertisement -

Larantuka, Ekorantt.com – Puluhan pelaku perjalanan asal Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terlantar dua bulan lebih di FloresTimur.

Mereka mengaku kecewa lantaran ditolak oleh Pemerintah Kabupaten Lembata.

Paulus Yohanes B. Leda, warga Kelurahan Lewoleba Selatan mengaku kecewa karena ditolak oleh Satgas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Pelabuhan Lewoleba. Padahal dirinya dilengkapi surat keterangan bebas Covid-19 dan surat perjalanan dari posko Covid-19 Lembata.

Dikisahkan, dirinya berlayar dari Larantuka menuju Lewoleba menggunakan kapal Tri Sakti pada Kamis, 15 Mei 2020 lalu.

Saat berada 100 meter dari Pelabuhan Lewoleba, kapal dilarang sandar karena diketahui ada penumpang di dalam kapal. Dirinya pun harus diantar pulang ke Pelabuhan Boleng, Adonara.

“Saya sangat kecewa dengan Pemkab Lembata. Semua surat-surat dokumen perjalanan saya penuhi. Tapi saya tetap ditolak. Seharusnya kapal dibiarkan bersandar dulu. Sehingga ada penjelasan dari pihak Satgas Lembata dan saya jelas,” ungkap Paulus saat dikonfirmasi Ekora NTT, Jumat (22/05/2020) siang.

Dirinya mengaku kecewa lantaran mengeluarkan banyak dana untuk mengurus perlengkapan dokumen dan biaya perjalanan ke Lembata.

“Sampai di Boleng, saya juga ditolak oleh warga desa setempat. Tidak ada ojek yang mau antar saya. Saya sudah habis banyak. Pemerintah Lembata ini bagaimana? Surat perjalanan sendiri yang keluarkan, sendiri yang tolak,” ketus Yohanes kecewa.

Kekecewaan juga diungkapkan oleh pelaku perjalanan lainnya, Okran Donatus.

Dirinya mengaku sudah dua bulan lebih berada di Larantuka lantaran akses menuju Lembata ditutup.

“Sudah dua bulan ini. Posko Covid-19 Flotim sudah bosan lihat saya punya muka karena selalu ke sana untuk mencari informasi dari Lembata,” tutur Okran kepada Ekora NTT pada Jumat (22/05/2020)

Petugas medis Satgas Covid-19 Kabupaten Flotim melakukan rapid test terhadap para pelaku perjalanan asal Kabupaten Lembata yang hendak ke Kabupaten Lembata di ruang tunggu Pelabuhan Larantuka, Kamis (21/5/2020). (Foto: Sutomo Hurint)

Rapid Test Negatif

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Flores Timur, dr. Agustinus Ogi Silimalar menjelaskan, pelaku perjalanan asal Kabupaten Lembata yang masih tertahan di Larantuka berjumlah 80 orang.

Pihaknya, kata dr. Ogi, melakukan rapid test terhadap mereka sebelum dipulangkan oleh Pemerintah Kabupaten Lembata.

“Kemarin, mereka yang jalani pemeriksaan rapid test berjumlah 68 orang. Dua orang lainnya menjalani rapid test di Kupang. Mereka adalah warga asal Kabupaten Lembata yang selama sekitar 2 bulan ini ditangani oleh Pemda Flotim di Larantuka. Mereka sudah dilengkapi dengan surat-surat perjalanan sesuai Protap. Sesuai komunikasi, mereka dijemput pulang oleh Pemda Lembata hari ini,” ujar dr. Ogi.

Disaksikan Ekora NTT, para pelaku perjalanan ini menunggu dengan cemas di ruang tunggu penumpang Pelabuhan Larantuka, Jumat (22/5/2020) siang.

Mereka mendengar informasi bahwa kapal yang dikirim dari Lembata hanya akan memuat 20 orang.

“Kalau tidak dijemput oleh Pemkab Lembata, maka sesuai arahan, kita akan antar sendiri ke Lembata menggunakan kapal Pemda Flotim,” pungkas dr. Ogi.

TERKINI

Tindakan Penutupan Jalan di Hikong Melawan Hukum

Maumere, Ekorantt.com - Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya, Marianus Gaharpung mengatakan, tindakan sepihak penutupan jalan umum yang dilakukan oleh Kepala Desa Hikong merupakan tindakan...

Heboh Aksi Penutupan Jalan Negara Berujung Maut, Ini Penjelasan Kades Hikong

Maumere, Ekorantt.com – Aksi penutupan jalan negara Maumere-Larantuka, tepatnya di Desa Hikong, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka bikin heboh. Ekora NTT berkesempatan mewawancarai Kepala Desa (Kades)...

Hidup Berpindah-pindah, Lukas Lodan Sekeluarga Menumpang Gubuk Reyot di Urunpigang

Maumere, Ekorantt.com - Nahas memang nasib yang dialami oleh Lukas Lodan dan Marta Pewa. Pasangan suami istri dengan empat anak ini harus tinggal berpindah-pindah...

Akses Pasar Terbatas, Desa Detusoko Barat Kembangkan Inovasi ‘Dapur Kita’

Ende, Ekorantt.com - Ferdinandus Nando Watu, penggagas konsep ekowisata di Kabupaten Ende yang kini menjabat sebagai kepala desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende...

BACA JUGA

Plan Indonesia Distribusi 6 Juta Liter Air Bersih di Nagekeo

Mbay, Ekorantt.com - Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat merupakan salah satu langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Karenanya, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia)...

AWK Desak Pemerintah Berikan Dana Stimulan untuk Koperasi

Maumere, Ekorantt.com - Senator asal Nusa Tenggara Timur, Angelo Wake Kako (AWK) mendesak pemerintah untuk memperhatikan nasib koperasi kredit di tengah pandemi Covid-19. Dalam suratnya...

Keluarga PDP yang Meninggal di Manggarai: Jasad Kami Hidup Tapi Jiwa Kami Sudah Mati

Ruteng, Ekorantt.com - Keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang telah meninggal dunia kini menyurati Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai. Diketahui, sang pasien merupakan...

Tindakan Penutupan Jalan di Hikong Melawan Hukum

Maumere, Ekorantt.com - Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya, Marianus Gaharpung mengatakan, tindakan sepihak penutupan jalan umum yang dilakukan oleh Kepala Desa Hikong merupakan tindakan...

Mo’at Ege Mate Loning W’ate Blara Nora PDIP

Maumere, Ekorantt.com – "Mo'at EP Dagomez, gahu blarang nora wulang rua telu lose du epang, nimu newang li'ar tutur babong nora a'u. Naruk gawang,...

Akses Pasar Terbatas, Desa Detusoko Barat Kembangkan Inovasi ‘Dapur Kita’

Ende, Ekorantt.com - Ferdinandus Nando Watu, penggagas konsep ekowisata di Kabupaten Ende yang kini menjabat sebagai kepala desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende...

Setia Menjaga Perbatasan

Maumere, Ekorantt.com - Pandemik Covid-19 telah melanda lebih dari 200 negara di dunia termasuk Indonesia. Sejumlah upaya telah dan sedang dikerjakan untuk mengobati dan...

Demokrat Manggarai Bagi Sembako dan APD di Dua Kecamatan

Ruteng, Ekorantt.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat  Kabupaten Manggarai kembali membagikan 110 paket Sembako dan 150 masker untuk masyarakat di Kabupaten Manggarai,...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here