Wisatawan ke Wae Rebo Gunakan Helikopter,  Pemkab Manggarai Bungkam

Ruteng, Ekorantt.com – Sebuah video perjalanan wisata menggunakan helikopter ke lokasi wisata Kampung Adat Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, NTT viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 42 detik tersebut tampak lima orang anggota keluarga yang berpakaian serba putih mengunjungi obyek wisata kampung adat Wae Rebo Menggunakan helikopter.

Terlihat helikopter tersebut pakir di helipad yang dibangun Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo-Flores bersama masyarakat di Kampung Adat Wae Rebo.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun facebook Firman Syah – fotografer tamu tersebut yang saat ini berdomisili di Labuan Bajo.

Tangkap layar postingan facebook Firman Syah

Melalui sambungan telepon, Firman mengaku telah melakukan perjalanan wisata ke Wae Rebo menggunakan helikopter.

iklan

Menurutnya, ia dibayar oleh tamu tersebut untuk mendokumentasikan perjalanan mereka ke Wae Rebo.

“Betul (Kami lakukan perjalanan wisata ke Wae Rebo pakai helikopter, red). Tadi,” jawab Firman  saat dikonfirmasi, Senin (28/12/2020).

Menurut Firman, tamu tersebut merupakan satu anggota keluarga. Mereka melakukan perjalanan Labuan Bajo-Wae Rebo hanya beberapa jam. Dan kemudian kembali ke Labuan Bajo.

Firman  tidak memberitahukan identitas lengkap dari rombongan keluarga tersebut dengan alasan menjaga privasi tamu.

Dalam video tersebut, tampak jelas logo perusahaan sewa transportasi udara Fly Komala. Anggota keluarga ini diduga ke Wae Rebo menggunakan helikopter milik perusahaan tersebut.

Tangkap layar postingan facebook Firman Syah

Dalam web resmi flykomala.com, perusahaan ini telah menawarkan jasa sewa helikopter dan transportasi udara di Indonesia sejak 2010.

Kunjungan wisata ke Wae Rebo menggunakan helikopter oleh satu kelurga ini ramai diperbincangkan di media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah ataupun pihak-pihak yang memiliki kewenangan terhadap tempat wisata Kampung Adat Wae Rebo, soal perizinan menggunakan helikopter ke tempat tersebut.

Wartawan telah menghubungi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai, Anglus Angkat melalui pesan whatsapp dan line telepon untuk mengklarifikasi soal kunjungan wisatawan tersebut. Namun, telepon tak diangkat dan pesan whatsapp tidak dibalas.

Mengutip Kompas.com, pada September 2020, Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLF) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Manggarai Barat, dan Dinas Pariwisata Manggarai melakukan peninjauan landasan helikopter sebagai jalur evakuasi udara.

Langkah ini diambil untuk memperkuat mitigasi dan tanggap darurat bencana di Wae Rebo.

Menurut Direktur Utama BOPLF Shana Fatina, jalur evakuasi memang jadi salah satu target pemerintah sejak Kampung Adat Wae Rebo kembali aktif menjadi tempat kunjungan wisata.

“Jaminan keamanan dan keselamatan masyarakat dan wisatawan Wae Rebo menjadi prioritas, terutama di masa pandemi seperti ini,’ ujar Shana Fatina melalui siaran pers dari Divisi Komunikasi Publik BOPLF pada Rabu 23/9/2020.

Kini, helipad di Wae Rebo tidak lagi sesuai tujuan awal yaitu kebutuhan emergensi dan mitigasi bencana. Helikopter digunakan untuk kunjungan wisata.

Adeputra Moses

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA