Ende,Ekorantt.com – Tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dari 25 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Ende saat ini ketiadaan dokter. Ketiga Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Loboniki di Kecamatan Kota Baru, Puskesmas Pulau Ende dan Puskesmas Onekore di Kecamatan Ende Tengah.
Terkuaknya ketiadaan dokter pada tiga puskesmas di Kabupaten Ende muncul dalam pertemuan antara Bupati Ende H. Djafar Achmad bersama 32 dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Ende pada Selasa,(03/02/2021) di Lantai II Kantor Bupati Ende.
Bupati Djafar menghimpun para dokter bersama Direktur RSUD Ende dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende dalam rangka membangun sinergi penanganan Covid-19 di Kabupaten Ende.
Atas ketiadaan dokter di tiga puskesmas tersebut, Bupati Djafar berjanji akan mengatur kekosongan tersebut dengan memindahkan para dokter di puskesmas lain jika jumlahnya lebih dari satu dokter.
“Akan kita atur kembali secepatnya,”kata Bupati Djafar dalam arahannya.
Selain mengisi kekosongan dokter pada tiga puskesmas, beberapa komitmen yang dijadikan rekomendasi antara lain panduan kesehatan dalam penanganan Covid-19 melalui penyiapan alur pelayanan dan rujukan.
Selain itu, kolaborasi data, laboratorium dan klinik swasta tentang hasil Swab Antigen. Upaya ini untuk menjamin isolasi mandiri di rumah dengan pemantauan dan pelayanan sampai selesai.
Bupati Djafar mengapresiasi kerja para dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang telah berjuang bersama pemerintah dalam penanganan Covid-19.
“Kita berkumpul bukan hanya untuk Covid-19 saja tapi juga untuk stunting, HIV/AIDS, DBD dan penyakit malaria. Saya berterima kasih atas perjuangan kita. Kita tidak boleh mundur, harus tetap tegar,”ungkap Djafar.













