Sekda, Dandim Hingga Pimpinan DPRD Ende Gagal Terima Vaksin Covid-19, Ini Alasanya!

Ende, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten Ende menjadwalkan proses pemberian Vaksin Covid-19 Tahap Pertama pada Kamis (04/02/2021) di Halaman RSUD Ende. Tahap ini rencananya diberikan kepada 1.080 tenaga kesehatan (Nakes) yang diawali oleh 10 pejabat esensial.

Namun, dalam proses vaksinasi berlangsung, terdapat beberapa pejabat tinggi tidak menerima Vaksin Covid-19 diantaranya Sekretaris Daerah Ende dr. Agustinus G Ngasu, Dandim 1602 Ende Letkol Inf. Nelson Paido M. Marpaung, Wakil Ketua DPRD Ende Emanuel Erikos Rede dan Didimus Toki dan beberapa pejabat lainnya serta perwakilan masyarakat Jhon Ire.

Direktur RSUD Ende dr. Aries Dwi Lestari menyatakan beberapa pejabat gagal menerima Vaksin Covid-19 karena tidak lolos sreening test. Sebab, sreening merupakan tahapan kriteria untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan setiap penerima vaksin. Jika tak lolos, maka tenaga kesehatan tak akan masuk dalam daftar penerima vaksin.

“Berdasarkan screening, beberapa pejabat tidak lolos. Mereka mengalami hipertensi jadi tidak masuk dalam daftar penerima vaksin,”jelas dr. Aries.

Sekda Ende, dr. Agustinus G Ngasu membenarkan bahwa dirinya dan beberapa pejabat lain gagal menerima Vaksin Covid-19 karena tak lulus screening yang dilakukan oleh petugas medis. Sesuai hasil screening tersebut, terang Sekda Gusty, terdapat dua kemungkinan yakni menunda vaksin dan atau tidak diberikan vaksin.

iklan

“Yang pasti siap (menerima Vaksin Covid-19), selama skrining dinyatakan memenuhi syarat,”tulis dr. Gusty setelah dikonfirmasi Tim Ekora NTT, Kamis, sore.

Hal serupa juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD Ende Emanuel E. Rede dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende Mathildis Mensi Tiwe setelah dikonfirmasi. Keduanya bersedia menerima Vaksin Sinovac jika kriteria medis memenuhi.

Screening tidak masuk karena hipertensi,”tutur Mensi yang namanya masuk dalam daftar penerima Vaksin Covid-19 cadangan.

Dikabarkan sebelumnya, Vaksin Sinovac tahap pertama tersebut rencananya akan diberikan kepada 1.080 tenaga kesehatan. Vaksin yang berjumlah 2.360 vial tersebut juga sedianya diberikan kepada 10 pejabat esensial namun dalam proses screening terdapat beberapa pejabat yang tak lolos.

Adapun pejabat yang menerima Vaksin Covid-19 diantaranya, Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana, Kepala Kejaksaan Negeri Ende Romlan Robin, Direktur RSUD Ende dr. Aries Dwi Lestari serta perwakilan Rohaniwan Katolik RD Reginal Piperno.

Tim Ekora NTT

TERKINI
BACA JUGA