Kades Pemana Tegaskan Pariwisata Harus Jadi Andalan

Maumere, Ekorantt.com – Kepala Desa Pemana, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, La Ampo, membuka Pembinaan Kelembagaan Pokdarwis Tahun 2022 di Kantor Desa Pemana, Sabtu (22/10/2022).

Dalam momen tersebut, Kades La Ampo menegaskan, sektor pariwisata harus menjadi andalan Desa Pemana ke depannya.

“Sektor pariwisata harus digerakkan menjadi sektor andalan Desa Pemana ke depan. Hal ini selaras dengan semakin minimnya usaha di sektor pertanian dan perikanan,” kata La Ampo di hadapan 25 peserta Pokdarwis dan tokoh masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Kades La Ampo yang telah menakhodai Desa Pemana dua periode mengatakan, pada waktu mendatang pihaknya berusaha menata Pulau Kambing atau Anano menjadi destinasi baru yang menarik para tamu baik domestik maupun mancanegara.

“Pulau Kambing yang memiliki hamparan pasir putih dan tidak berpenghuni dan jauh dari kebisingan menghadirkan sensasi baru yang layak dijual jadi komoditi pariwisata,” kata La Ampo.

iklan
Pulau Kambing, salah satu aset pariwisata untuk Desa Pemana/Ekora NTT

Tidak hanya itu, tambah La Ampo, pihak desa punya rencana besar membangun jembatan batu seperti di Kojadoi.

“Selain itu ke depan ada rencana untuk membangun restaurant layang di antara Pulau Kambing dan Pemana,” pungkasnya.

Sementara Kabid Kelembagaan dan SDM Disparbud Sikka, Konfi Fransiska mengatakan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) harus menjadi pintu masuk dalam membangun pariwisata.

“Pokdarwis terbentuk dari inisiatif masyarakat. Karenanya masyarakat harus menjadi pelaku utamanya. Pariwisata akan berhasil manakala ada kerja sama dan komitmen yang kuat dari masyarakat. Dengan demikian mimpi besar untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan bisa terjawab,” tegas mantan Sekcam Waigete ini.

Praktisi Pariwisata, Konradus Rindu, pada kesempatan itu mengajak masyarakat untuk hidup dalam budaya bersih.

“Kebersihan sebagai salah satu hal vital dalam sektor pariwisata. Ketika berkunjung ke tempat wisata para wisatawan akan betah tinggal apabila tempat yang dikunjungi itu bersih dan indah dipandang mata,” ungkap Dus, ia biasa disapa.

Dus minta perangkat Desa Pemana menciptakan banyak event sehingga menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung.

Sedangkan Kasie Riset, Edukasi dan Regulasi Bidang Ekonomi dan Kreatif Disparbud Sikka Lorens Lepo kepada Ekora NTT mengatakan, usai kegiatan di Pemana kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di Desa Gunung Sari.

“Kegiatan ini harus dihidupkan karena kelompok sadar wisata ini sebagai penggerak untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi kepariwisataan di wilayah desa serta mewujudkan sapta pesona,” tutupnya.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA