Pintu Air Masuk Markas TNI di Kabupaten Jember

Jember, Ekorantt.com – Manajemen Kopdit Pintu Air Cabang Sidoarjo sudah masuk markas TNI di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Hal itu dilakukan agar Kopdit Pintu Air dapat  masuk pada semua kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Tujuan utamanya adalah untuk memberdayakan anggota melalui gerakan koperasi.

Sebab, koperasi seturut filosofi dasarnya adalah sebagai sokoguru perekonomian bangsa.

Kali ini, tim Kopdit Pintu Air mendatangi anggota TNI yang bergabung dalam keluarga besar Flobamora, tepatnya di Kompleks Militer Batalion Infantri Raider Kostrad 515, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

Di hadapan 36 orang anggota prajurit dan istri mereka, tim manajemen Kopdit Pintu Air memberikan pencerahan tentang sistem dan mekanisme menjadi anggota Kopdit Pintu Air.

Tidak hanya itu, berbagai jenis produk dan layanan kepada anggota pun disampaikan secara tuntas.

Ketua Komite Kopdit Pintu Air Cabang Sidoarjo, Petronela Binsasi kepada Ekora NTT melalui telepon dari Surabaya, Selasa, 12 Desember 2023, mengatakan kehadiran timnya di Tanggul adalah sebuah bonus. Sebab, tujuan awalnya hanya mengunjungi anggota yang telah lebih dahulu bergabung di Lumajang.

Kunjungan ke Tanggul atas permintaan dari Imanuel, seorang prajurit asal Sabu yang istrinya berasal dari Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, NTT.

Permintaan Imanuel itu disampaikan melalui Ketua Koordinator Lumajang, Theresia Pahlania Wea dan suaminya yang juga seorang anggota TNI aktif di Batalion 527 Kabupaten Lumajang.

“Ini atas komunikasi suami Bu Tere dan Pak Imanuel,” jelas Petronela.

Imanuel sendiri telah lebih dahulu bergabung menjadi anggota Kopdit Pintu Air sejak 8 tahun lalu. Tim sepakat untuk hadir memberikan sosialisasi di markas tentara itu.

Kehaditan tim Pintu Air disambut dengan penuh keakraban serasa temu kangen sesama di perantauan.

Untuk tidak membuang waktu berlalu, tim langsung memberikan materi sosialisasi tentang Kopdit Pintu Air.

“Pada prinsipnya mereka merasa tertarik dengan apa yang disampaikan. Mereka begitu antusias mengajukan pertanyaan guna melengkapi informasi yang masih kurang untuk dipahami,” ujar Petronela.

Ditambahkan pula bahwa program jaminan kesehatan dan kematian melalui dana solidatas kesehatan (Solkes) dan solidaritas dukacita (Solduta) menjadi daya tarik tersendiri. Termasuk produk simpanan Simada dan Sisuka yang diberikan jasa simpanan yang menggiurkan.

Usai melakukan sosialisasi, dua orang dari peserta langsung mendaftarkan diri menjadi anggota Kopdit Pintu Air. Sementara yang lainnya belum mendaftarkan diri karena masih harus menunggu KTP dan kartu keluarga yang sedang diproses.

Mereka berjanji ketika KTP dan kartu keluarga sudah ada, maka akan menghubungi kembali manajemen Pintu Air supaya segera memeroses keanggotaanya.

TERKINI
BACA JUGA