Anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai di Flotim Belum Cair Terganjal Pajak

Larantuka, Ekorantt.com – Pemerintah belum mencairkan anggaran Rp41 miliar untuk membayar tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Flores Timur, Ferdinandus Frederik Ama Bolen, mengonfirmasi TPP belum cair lantaran terganjal pajak motor dan pajak bumi bangunan para ASN.

“Realisasinya masih tersangkut dengan pajak,” kata Ferdinandus kepada Ekora NTT di ruang kerjanya, Kamis, 10 September 2026.

Ferdinandus menepis isu soal pembayaran TPP hanya untuk tiga bulan. Tunjangan dipastikan diberikan secara utuh. Ia juga mengklaim bahwa daerah memiliki anggaran yang cukup dalam membayar hak ASN.

Selain itu, kata Ferdinandus, pemerintah mencairkan TPP setelah pegawai menuntaskan dokumen pendukung untuk pembayaran TPP, termasuk pemberkasan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang di dalamnya juga terlampir pelunasan kewajiban pajak.

“Sampai saat ini belum ada pengajuan berkas dari masing-masing OPD. Ada yang belum SKP (Sasaran Kinerja Pegawai), kemudian soal pajak,” jelasnya.

Ferdinandus menyadari realisasi gaji dan tunjangan bagi ASN sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah. Di sisi lain, pihaknya dituntut sigap merealisasikan dana agar tidak lama mengendap. Namun semua tahapan harus berjalan secara tuntas.

Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Flores Timur, Yohanes Boro Hali, berkata masih banyak ASN belum taat pajak, baik pajak kendaraan bermotor maupun pajak bumi bangunan.

Keputusan Pemkab Flores Timur yang mensyaratkan ASN melunasi pajak untuk mendapatkan TPP sejalan dengan Pergub Nomor 13 tentang optimalisasi pajak daerah.

“ASN kan menjadi role modelnya masyarakat dalam hal urusan pajak, masa mereka tidak bisa menjadi contoh bagi masyarakat umum,” kata Yohanes.

Ia kemudian memaparkan laporan penerimaan opsen pajak dari 22 kabupaten di NTT. Flores Timur menempati urutan pertama sebesar Rp 3.580.475.253 per Agustus 2026.

Penulis: Paul Kebelen

TERKINI
BACA JUGA