Ende, Ekorantt.com – Puskesmas Maukaro di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur terendam banjir saat hujan lebat pada Jumat dini hari, 6 Maret 2026.
“Saya mendapatkan informasi dari salah satu nakes di Puskesmas Maukaro bahwa gedung puskesmas dan mes dokter terendam banjir,” kata Anggota DPRD Ende, Carlos Sara di Ende, Jumat.
Aktivitas pelayanan di fasilitas kesehatan ikut terganggu lantaran sebagian ruangan digenangi air. Kondisi ini kerap terjadi di setiap musim hujan.
“Untuk rawat inap dan kantor aman, tapi di ruang poli KB, laboratorium kesling air tergenang setinggi 40 sentimeter,” kata dia.
Carlos meminta pemerintah segera membangun drainase untuk menghalau banjir agar tidak mengganggu pelayanan kesehatan.
“Karena sudah menjadi P1 dari Musrenbang Kecamatan Maukaro di tahun 2025. Sampai dengan hari ini hanya sebatas perencanaan saja, belum sampai pada realisasi,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa fasilitas kesehatan menjadi unsur terpenting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Karena sangat tidak layak ketika kita datang ke puskesmas, niatnya sehat tetapi puskesmasnya sendiri sakit. Itu sangat tidak layak, sangat tidak pas,” ujar dia.
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda berjanji akan segera mengerjakan saluran drainase. Ia sendiri sudah mengetahui persoalan tersebut saat berkunjung ke wilayah Maukaro beberapa waktu lalu.
“Saya sudah pernah pantau di sana jadi memang tidak ada drainase. Kita sudah minta Dinas PU untuk segera bongkar itu agar dibangun saluran air sehingga tidak ada genangan,” ujar Yosef.
Ia memastikan saluran drainase dikerjakan pada 2026 dengan menggunakan Dana Belanja Tak Terduga (BTT).
“Tahun ini akan dibangun menggunakan dana BTT. Soal besaran anggaran kita tinggal hitung nantinya,” tandasnya.












