Ruteng, Ekorantt.com – KSP Kopdit Kopkardios mendorong orang muda mengembangkan wirausaha melalui koperasi kredit.
“Mereka diharapkan mempunyai wirausaha, sehingga memajukan wirausaha,” kata Ketua Pengurus Kopdit Kopkardios, Pastor Ardus Noveri saat konferensi pers di Ruteng pada Kamis, 12 Maret 2026.
Dorongan tersebut sejalan dengan tema Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopkardios tahun ini yakni ‘Orang Muda Berkoperasi, Wirausaha Berkembang’.
Di tengah situasi perekonomian yang sedang tidak stabil, menurutnya, wirausahawan muda diharapkan mampu menggerakkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga. “Karena itu, Kopkardios akan meluncurkan program Wirausaha Muda Kopkardios pada RAT nanti.”
Minat orang muda menjadi anggota koperasi masih kecil, kata Pastor Ardus. Karena itu, koperasi kredit mesti menemukan cara agar menarik minat orang muda.
Salah satu hal yang dituntut adalah “koperasi kredit harus go digital” demi menyesuaikan gaya hidup orang muda sekarang. Koperasi kredit lebih mudah diakses generasi muda melalui digitalisasi, kata Pastor Ardus.
“Apabila koperasi kredit (gaptek) gagap teknologi, maka akan ditinggalkan oleh orang muda.”
Misalnya, kata dia, koperasi kredit sudah memiliki Aplikasi Cubizpay yang membantu anggota melakukan transaksi secara digital. “Itu yang mau digalakkan supaya semakin banyak orang memanfaatkan aplikasi ini.”
“Anggota tidak perlu datang ke sini (kantor), dari mana saja mereka bisa bertransaksi atau berangsur,” tambah Pastor Ardus.
Ia berharap, dengan peluncuran program Wirausaha Muda Kopkardios, semakin banyak orang muda bergabung menjadi anggota koperasi.
“Mau membuka usaha dan mengajukan modal juga silakan, tetapi yang kita dorong juga harus menabung,” ujarnya.
Sementara Sekretaris Pengawas Kopdit Kopkardios, Pastor Josy Erot mengatakan, wirausaha mesti terus bertumbuh dengan bertumpu pada koperasi kredit.
“Ketika kita bicara ekonomi global, cenderung kita berbicara hal-hal besar. Tetapi lupa bahwa ada hal-hal yang sederhana yang perlu disentuh,” terangnya.
Tahun ini, Kopkardios berkomitmen menghidupkan wirausaha berbasis komunitas dan pemberdayaan. “Sehingga pemberdayaannya berjalan, basis keuangannya pun ada di koperasi.”
Kopkardios melayani 104 anggota yang meminjam untuk usaha produktif pada tahun buku 2025. Total dana yang disalurkan untuk usaha produktif senilai Rp3.324.700.000.
Kopkardios, kata dia, mendorong anggotanya tidak hanya menabung, melainkan juga mengutamakan pemberdayaan usaha produktif. Untuk modal, anggota bisa mengakses ke koperasi kredit.
“Tapi ketika mereka sudah mulai menabung, maka mereka sudah ada harapan. Lalu saat mereka membutuhkan modal yang lebih besar, anggota punya peluang untuk meminjam di Kopkardios,” tuturnya.












