Polres Ende Bekali Peserta Didik Baru Syuradikara Bahaya Narkoba hingga Perundungan

Sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh murid untuk belajar dan mengembangkan potensi diri.

Ende, Ekorantt.com – Sebanyak 432 peserta didik baru SMA Swasta Katolik Syuradikara mengikuti sosialisasi pencegahan perundungan (bullying), kekerasan terhadap anak, kenakalan remaja serta bahaya penyalahgunaan narkoba dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 pada Selasa, 7 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula St. Mikael Syuradikara tersebut merupakan inisiatif bidang Kesiswaan SMAK Syuradikara yang bekerja sama dengan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Ende.

Wakasek bidang Kesiswaan SMAK Syuradikara, Silvester Keu mengatakan, MPLS kali ini masih dengan tema Ramah Anak yang sejatinya melihat anak sebagai subyek.

“MPLS tahun ini masih dengan ramah anak, ramah lingkungan, ramah dengan sesama, dan sebagainya,” kata Silvester.

Dengan pendekatan ramah anak ini, Silvester bilang, bidang kesiswaan mengatur pula bagaimana murid baru bisa menerima dan menyerap nilai-nilai edukasi tentang bullying, narkoba, seks bebas, bahaya media sosial, dan lain-lain.

Tim Satbinmas Polres Ende, Yanti Suratman, dalam materinya, menyampaikan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh murid untuk belajar dan mengembangkan potensi diri.

“Tindakan perundungan atau bullying, baik secara fisik maupun verbal, tidak boleh ditoleransi,” kata Yanti.

Kanit Binpolmas Aipda Dionisius Dari secara terpisah menegaskan poin-poin penting lainnya tentang bagaimana menjadi pribadi yang kuat dan menjaga diri dengan baik untuk masa depan yang cerah.

“Masa depan bangsa berada di tangan para pelajar. Jangan sampai masa depan tersebut rusak akibat terlibat dalam tindakan kekerasan, bullying maupun penyalahgunaan narkoba,” kata Dionisius.

Ia meminta peserta didik baru untuk berfokus pada pendidikan, membangun pergaulan yang sehat, dan raihlah prestasi yang membanggakan sekolah, orang tua, dan masyarakat luas.

Dikatakannya, ada juga bahaya narkoba yang kini menyasar kalangan remaja, khususnya usia SMA. Hal ini perlu diperhatikan secara serius, karena menurutnya, banyak modus yang sering digunakan pelaku untuk merusak kesehatan mental anak-anak.

“Ini berdampak buruk bagi kesehatan serta konsekuensi hukum yang harus ditanggung apabila terlibat dalam penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya.

Diketahui, hadir dalam sosialisasi ini adalah Tim Sat Binmas Polres Ende yang dipimpin Kanit Bintibsos Aiptu Hutbah Halim, Kanit Binpolmas Aipda Dionisius Dari, serta personel Unit PPA Bripka Yanti Suratman.

TERKINI
BACA JUGA