Bajawa, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten Ngada terus melakukan upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Taman Wisata 17 Pulau Riung. Pemerintah berupaya mempromosikan keindahan wisata pantai utara Ngada itu ke masyarakat, khususnya wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada, Ivan Botha berkata, salah satu upaya promosi dilakukan melalui kegiatan Festival Komodo Riung yang dilaksanakan pada 11-14 Agustus 2026 mendatang.
“Agar masyarakat tahu bahwa Komodo dengan jenis sama tidak hanya ada di Labuan Bajo (Manggarai Barat) tetapi ada di Riung juga,” kata Ivan kepada awak media di Bajawa, Kamis, 6 Agustus 2026.
Tidak hanya Komodo Riung, Ivan juga ingin mempromosikan satwa lain yang ada dalam Taman Wisata 17 Pulau Riung melalui penyelenggaraan festival.
Pemerintah, kata dia, berkomitmen membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melindungi satwa termasuk Komodo Riung.
“Selama empat hari nanti, ada atraksi budaya seperti caci, edukasi konservasi kepada masyarakat dan siswa hingga pameran produk UMKM,” ujar Ivan.
Ia berharap, Festival Komodo Riung dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke taman wisata 17 Pulau Riung.
Kepada Desa Lekosambi Utara, Yohanes Batista Away mengaku sangat mendukung pelaksanaan kegiatan festival apalagi lokasi kegiatan akan dilaksanakan di Pantai Watulajar.
“Pantai Watulajar menyuguhkan keindahan pasir putih sepanjang satu kilometer,” ungkapnya.
Selain berenang, kata Yohanes, di Pantai Watulajar pengunjung juga bisa menikmati sunrise dan sunset.
Ia meyakini pelaksanaan festival akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa khususnya pelaku UMKM.













