Pemkab Flotim Alokasi Dana Rp1,8 Rehab Stadion Ile Mandiri Jelang El Tari Memorial Cup

Stadion Ile Mandiri nantinya akan menjadi salah satu venue turnamen sepak bola terbesar di NTT itu setelah tidak masuk daftar penyelidikan kejaksaan terkait dugaan korupsi proyek tribun senilai Rp1,6 miliar.

Larantuka, Ekorantt.com – Pemkab Flores Timur (Flotim) mengalokasikan Rp1,8 miliar untuk peningkatan fasilitas Stadion Ile Mandiri dalam rangka menyambut gelaran El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV.

Stadion Ile Mandiri nantinya akan menjadi salah satu venue turnamen sepak bola terbesar di NTT. Sebelumnya, lokasi ini tidak masuk dalam daftar tiga venue ETMC lantaran sedang diselidiki kejaksaan terkait dugaan korupsi proyek tribun senilai Rp1,6 miliar.

Keputusan itu membawa angin segar bagi pencinta sepak bola. Pasalnya, Stadion Ile Mandiri punya tempat khusus dalam sejarah sepak bola di Flores Timur.

Ketua Panitia Pelaksana El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV, Yitno Wada pada Jumat, 11 September 2026 di Larantuka, memastikan Flores Timur telah menyediakan tiga venue yakni Stadion Apebuan di Adonara, Lapangan Gawerato di Desa Wailolong, dan Stadion Ile Mandiri.

“Stadion Ile Mandiri akan menjadi lokasi pembukaan ETMC. Kita sejatinya sudah siap menjadi tuan rumah ETMC yang digelar pada 14 November 2026,” ujar Yitno.

Ketua DPRD Flores Timur, Albert Ola Sinuor, mengatakan kesiapan infrastruktur menjadi salah satu perhatian utama pemerintah dan DPRD Flores Timur.

Albert berkata pembenahan stadion yang dilakukan sebagai bagian dari persiapan daerah menjadi tuan rumah. Ia meminta masyarakat Flores Timur mengedepankan kesan baik sebagai tuan rumah terhadap para kontingen tamu. “Kami dari lembaga DPRD tentu sangat mendukung hal ini.”

Ia meminta proses pembenahan Stadion Ile Mandiri dilakukan secepatnya sehingga kembali menjalani uji kelayakan oleh PSSI NTT.

Selain Stadion Ile Mandiri, pemerintah daerah bersama DPRD juga mendorong pembenahan di Stadion Apebuan dan Lapangan Gawerato. Pembenahan diharapkan dapat memastikan seluruh venue memenuhi standar dan siap digunakan selama turnamen berlangsung.

Anggota DPRD Flores Timur, Yoseph Sani Betan, mengatakan anggaran rehabilitasi Stadion Ile Mandiri sebenarnya telah dialokasikan jauh sebelum Flores Timur dipastikan menjadi tuan rumah ETMC 2026. “DPRD memandang bahwa sudah saatnya Stadion Ile Mandiri direhabilitasi.”

Menurut Yoseph, Stadion Ile Mandiri bukan sekadar fasilitas olahraga, tetapi memiliki nilai sejarah. Stadion tersebut, sambungnya, selama ini menjadi salah satu pusat pembinaan sekaligus tempat lahirnya sejumlah atlet sepak bola daerah yang mengharumkan nama Flores Timur.

Penulis: Paul Kabelen

TERKINI
BACA JUGA