Jumat, 29 Mei 2020

Atap Seng Gedung SD Inpres Weko Langir Bocor, KBM Terganggu

- Advertisement -

Maumere, Ekorantt.com – Tiga ruangan kelas, yakni Kelas I, Kelas II, dan Kelas III SD Inpres Weko di Desa Langir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka dibangun sejak tahun 1982.

Sudah sejak 37 tahun silam, seng tidak pernah diganti. Akibatnya, atap sekolah bocor di mana-mana. Bocornya atap merusakkan plafon dan menyebabkan tiris.

Praktis, kegiatan belajar mengajar (KBM) para siswa di musim hujan tidak dapat berjalan dengan baik.

Seperti yang disaksikan Ekora NTT bersama Pejabat Kades Langir Maria Klara dan Sekretaris Desa Yohanes Seravin Yonvit pada Sabtu, 2 November 2019, keadaan gedung sekolah ini memprihatinkan.

Seng sudah karat berwarna hitam.

Plafon terlepas dan kehitam-hitaman karena tiris air.

“Pak Wartawan saksikan sendiri ini. Keadaan sekolah seperti ini. Sejak tahun 1998, setiap kali musyawarah di desa dan kecamatan selalu saja ada usulan untuk perbaikan gedung ini tetapi sampai saat ini tidak pernah ditanggapi,” ungkap Pejabat Kades Maria Klara.

Avelina Anastasia, Guru Kelas I yang tinggal di Mess SDI Weko kepada Ekora NTT mengakui, tiap kali musim hujan, kegiatan KBM terganggu.

Gangguan itu seolah-olah sudah menjadi langganan tetap dari tahun ke tahun.

“Beberapa waktu lalu, ada usulan untuk perbaikan atap seng. Tetapi, kenyataan yang kami peroleh, keramik dipasang di tiga ruangan ini. Apalah artinya lantai mengkilat, tetapi seng bocor dan mengganggu KBM bagi anak-anak generasi muda ini,” ungkap Avelina prihatin.

Avelina menuturkan, pada tahun 20 17 lalu, Yanto Kaliwon, Mantan Camat Kangae yang sudah almarhum, pernah posting persoalan ini di Facebook.

Akhirnya, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka datang melakukan survey.

Akan tetapi, sampai saat ini, keadaan gedung ini tetap rusak.

Berdasarkan pantauan EKORA NTT, kerusakan tidak hanya terjadi di tiga ruangan kelas tetapi  juga di ruang guru.

Beberapa waktu lalu, pohon besar tumbang dan menindih gedung ruang guru sehingga leinsplan patah dan seng penyot.

Pejabat Kades Maria Klara juga mengungkapkan, lokasi SDI Weko dihubungkan dengan sebuah kali mati.

Ketika musim hujan dan banjir, guru-guru dan anak-anak yang tinggal di sebelah kampung tidak bisa lewat.

“Kami mengharapkan instansi terkait tolong memperhatikan desa kami ini. Kepada siapa lagi kami mengadu. Hanyalah kepada Media Ekora NTT sebagai malaikat penolong yang dapat menyalurkan kisah pilu dari Desa Langir ini,” pinta Maria.

Yuven Fernandez

TERKINI

Menengok Kiprah Dosen IKTL Waibalun Kala Pandemi Covid-19

Larantuka, Ekorantt.com - Covid-19 yang tengah mengancam peradaban manusia hingga ke pelosok-pelosok desa menggerakkan civitas akademika IKTL Waibalun untuk terjun ke masyarakat. Mereka memberikan...

Hingga Bulan Mei, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga

Jakarta, Ekorantt.com - Otoritas Jasa Keuangan memperhatikan dampak pandemi Covid-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meskipun dari berbagai indikator dan...

Launching BLT DD, Bupati Djafar: Jangan Pakai untuk ‘Wuru Mana’

Ende, Ekorantt.com – Bupati Ende, H. Djafar H Achmad melaunching pembayaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 di Desa Nanganesa,...

Sekolah Virtual, ‘New Normal’, dan Dilema Daerah Tertinggal

Oleh: Louis Jawa* “Saya lebih memilih berhadapan dengan virus ini walaupun nyawa taruhannya, daripada berdiam diri dan bersembunyi dan kemudian masyarakat mati karena kelaparan. NTT...

BACA JUGA

Pemkab Lembata Hanya Jemput 20 Pelaku Perjalanan, Begini Alasannya

Larantuka, Ekorantt.com – Setelah dua bulan lebih terlantar di Flores Timur, pelaku perjalanan asal Kabupaten Lembata dijemput pada Jumat (22/5/ 2020). (Baca juga: Pelaku Perjalanan...

Satgas Covid-19 Kawal Jalan Tikus di Perbatasan Flotim-Sikka

Larantuka, Ekorantt.com – Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan Wulanggitang mengawal ketat jalan tikus di perbatasan Flores Timur dan Kabupaten Sikka. Camat...

“Tidak Ada Lagi Kabupaten yang Berusaha Menutup Perbatasannya”

Ekorantt.com - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa batasan antar-kabupaten segera dibuka. Para bupati/walikota diminta untuk membongkar kembali portal di perbatasan wilayah masing-masing. Demikian...

Mantan Kades Lela Harus Diproses Hukum

Maumere, Ekorantt.com – Tidak berhenti pada pencopotan, Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya), Marianus Gaharpung mendesak agar mantan Kepala Desa Lela, Frederich Frans Baba...

Akses Pasar Terbatas, Desa Detusoko Barat Kembangkan Inovasi ‘Dapur Kita’

Ende, Ekorantt.com - Ferdinandus Nando Watu, penggagas konsep ekowisata di Kabupaten Ende yang kini menjabat sebagai kepala desa Detusoko Barat, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende...

Julie Laiskodat Bagi Sembako di Flotim, Katarina: Terima Kasih

Larantuka, Ekorantt.com - Sebagai bentuk kepedulian di tengah Covid-19, anggota Anggota DPR RI dari Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat memberikan sumbangan paket Sembako kepada...

Carlos Sara Petu: Semangat dan Motivasi Bapak Mengalir ke Saya

Ende, Ekorantt.com – Ir. Marsel Petu meninggal dunia pada 26 Mei 2019 lalu dalam usia 55 tahun. Setahun setelah kepergian bupati kedelapan Ende ini,...

BNI dan Pelindo Bagi Sembako dan APD untuk Warga Ende

Ende, Ekorantt.com - PT Bank Negara Indonesia Cabang Ende dan PT Pelindo Cabang Ende memberikan bantuan Sembako dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi warga...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here