Sembilan Rumah di Flotim Ambruk Diterjang Angin, Puluhan Lainnya Terendam Air Laut

Larantuka, Ekorantt.com – Sebanyak sembilan rumah warga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur ambruk dan puluhan lainnya terendam air laut setinggi 2-3 meter akibat angin kencang disertai gelombang tinggi yang melanda wilayah itu, Jumat (2/4/2021).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Alfons Hadan Betan yang dihubungi Ekora NTT, Sabtu (3/4/2021) meminta agar masyarakat pesisir mulai berpikir untuk membangun pemukiman sesuai regulasi yang ada. 

“Kita minta agar dengan kejadian ini masyarakat mulai berpikir untuk membangun sesuai ketentuan peraturan, tidak terlalu masuk ke area pantai yang menjadi kewenangan pemerintah,” pintanya.

Betan mengatakan, upaya itu selain aman dari ancaman banjir rob, juga tidak menjadi penghambat saat pemerintah membangun fasilitas umum di daerah pantai.

Sementara itu, Wakil Bupati Flores Timur, Agus Boli bersama pegawai BPBD dan anggota Pramuka mendatangi lokasi kejadian untuk memantau langsung kondisi warga.

iklan

Wabup Agus Boli mengajak semua pihak agar bersedekah untuk para korban dan berdoa agar bencana tersebut segera berlalu.

Kades Adonara, Ludin Lega dan Kades Waiwadan, Lasarus Kasian, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan dari Wabup Flotim.

“Kami terharu dan senang karena di tengah liburan Wabup rela datang lihat dan bantu kami yang susah,” ujar keduanya.

Yurgo Purab

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA