Akses Jalan Waipare-Bola di Sikka Rusak, Warga Minta Diperbaiki

Warga Desa Bola, Albertus mengaku, kerusakan jalan mengganggu mobilitas warga. Dampak ikutannya aktivitas ekonomi ikut terganggu.

Maumere, Ekorantt.com – Kondisi ruas jalan Waipare-Bola di Kabupaten Sikka yang menghubungkan Kecamatan Bola, Doreng, dan Mapitara mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Kerusakan terparah terjadi di Desa Meken Detung hingga Desa Blatatatin, Kecamatan Kangae. Tampak beberapa lubang menganga. Lokasi tersebut menjadi kubangan air saat musim hujan dan penuh debu tebal saat kemarau.

Warga Desa Bola, Albertus mengaku, kerusakan jalan mengganggu mobilitas warga. Dampak ikutannya aktivitas ekonomi ikut terganggu.

“Jalan rusak semakin parah, lubang semakin dalam dan kerikil berserakan. Namun dibiarkan terus sampai sekarang belum ada perbaikan dari pemerintah,” ujarnya kepada Ekora NTT pada Minggu, 3 Mei 2026 siang.

“Saya hampir beberapa kali jatuh di tikungan akibat menghindar dari lubang, kerikil dan pasir,” sambungnya.

Ia meminta pemerintah segera memperbaikinya. Sebab, jalan ini merupakan jalur ramai yang sering dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari roda dua hingga kendaraan roda empat yang mengangkut komoditas warga.

“Bahkan mobil ambulans puskesmas yang merujuk pasien ke Maumere dan mobil tangki air menggunakan akses jalan rusak ini. Kami minta pemerintah segera perbaiki jalan rusak ini,” ujarnya.

Hak senada disampaikan Penjabat (Pj) Desa Blatatatin, Lusia Dince Gego. Ia mengaku, setiap kali melintas harus hati-hati demi mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

“Kalau ketemu mobil atau motor berlawanan arah, saya harus berhenti demi menghindari kecelakaan, karena banyak lubang, kerikil, dan pasir berserakan,” ujarnya kepada Ekora NTT, Kamis, 7 Mei 2026 melalui telepon selulernya.

Menurut Lusia, kecelakaan lalulintas sering terjadi akibat akses jalan yang rusak.

“Pengendara jatuh motor akibat menghindar dari lubang, pasir dan kerikil. Tabrakan karena kendaraan roda dua maupun roda empat berlawanan arah berebutan ruas jalan yang lebih bagus,” katanya.

Pemerintah desa, lanjut dia, sudah menyampaikan kondisi jalan rusak tersebut ke pemerintah kabupaten. Hanya saja ruas jalan Waipare-Bola berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi NTT.

Warga pun berharap pemerintah provinsi segera memperbaikinya agar mobilitas warga berjalan lancar.

TERKINI
BACA JUGA