Ruteng, Ekorantt.com – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai, Wensislaus Sedan menegaskan, sistem pengelolaan mutu internal atau SPMI menjadi momentum bagi guru untuk mengevaluasi kualitas pembelajaran.
“Sering saya katakan, SPMI itu lebih kepada memperbarui diri dan merenungkan. Apakah pembelajaran sesuai dengan esensi pembelajaran yang sebenarnya atau tidak,” tutur Sedan saat kegiatan bimbingan teknis (bimtek) tata kelola satuan pendidikan melalui SPMI di SMP Negeri 2 Ruteng, Kabupaten Manggarai pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Menurutnya, pembelajaran yang berkualitas adalah pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar setiap anak.
Guru dapat menyelesaikan permasalahan belajar anak, menumbuhkan rasa keterimaan siswa terhadap guru, serta menciptakan pembelajaran yang menggembirakan tanpa adanya kekerasan.
“Yang tidak kalah penting juga adalah soal karakter dan kebiasaan para guru kita,” kata Sedan.
Ia berharap melalui pelatihan ini para guru dapat saling bertukar pikiran sesama rekannya. Hal ini penting agar guru mengetahui efektivitas dan efisiensi pembelajaran.
“Saya juga minta teman-teman kepala sekolah istilahnya treatment, menyembuhkan atau mengembalikan guru ke esensi yang sebenarnya,” tuturnya.
Sedan berkata, kegiatan ini erat kaitannya dengan kegiatan pembelajaran di kelas. SPMI berfokus pada kesesuaian kualitas layanan pembelajaran dengan kebutuhan belajar murid.
“Dengan terpenuhinya kebutuhan belajar anak, kemudian materi ajar yang ada dalam tahap pembelajaran itu apakah anak sudah bisa memahami itu secara baik atau tidak,” katanya.
Sedan berkata, peran guru sebagai fasilitator sangat penting menetapkan model pembelajaran di kelas, kemudian ia bisa mengukur lalu mengevaluasinya.
Kepala sekolah, menurutnya, bisa mengendalikan proses pembelajaran yang dilakukan rekan gurunya. Demikian pula dengan pengawas yang melakukan evaluasi pada pelaksanaan pembelajaran tersebut.
Sementara itu, fasilitator daerah BOS kinerja Kabupaten Manggarai, Posma Sihombing berkata, peningkatan mutu pendidikan melalui program BOS Kinerja mencakup sejumlah rangkaian kegiatan; SPMI, literasi dan numerasi, serta digitalisasi pembelajaran.
“Setelah kegiatan, para peserta diwajibkan menerapkan materi yang diperoleh di sekolah masing-masing,” katanya.
Posma berujar, hasilnya akan diimplementasi melalui presentasi gelar karya. Selain pelatihan di masing-masing sekolah, pengimbasan juga ke sekolah lain biar manfaatnya meluas.
Ia bilang, bimtek SPMI dianggap penting membantu sekolah dalam memperbaiki rapor pendidikan.
Sebab itu data dalam rapor pendidikan, Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta hasil akreditasi dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam merencanakan hingga mengevaluasi program pendidikan.
“Pelaksanaan program sekolah sampai pada evaluasi berdasarkan data, baik bersumber dari raport pendidikan, Dapodik atau juga dari hasil akreditasi sekolah,” katanya.
Posma melihat masih terdapat sejumlah kelemahan dalam pemanfaatan raport pendidikan, terutama dalam membaca dan menindaklanjuti indikator utama seperti literasi, numerasi, karakter peserta didik dan lingkungan belajar.
Maka dari itu, sekolah diharapkan semakin mampu menggunakan data sebagai dasar perbaikan pembelajaran. Peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Kepala SMP Negeri 2 Ruteng, Heribertus Batu berkata, bimtek tata kelola satuan pendidikan SPMI ini berlangsung selama tiga hari.
Peserta yang ikut tercatat sebanyak 41 orang dari enam sekolah tingkat SMP penerima BOS kinerja.
“Masing-masing sekolah ada yang utus lebih dari orang peserta. Tapi untuk kegiatan bimtek ini, kepala sekolah dan bendahara sekolah wajib ikut,” tutupnya.
Peserta bimtek berasal dari gugus V mencakup enam sekolah: Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 dan 6 Langke Rembong, Sekolah Menengah Pertama Katolik Imaculata, Sekolah Menengah Pertama Santu Klaus Kuwu, Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ruteng, dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Cibal.
Bimtek ini hanya diikuti sekolah-sekolah penerima dana BOS kinerja terbaik tahun 2026 tingkat Kabupaten Manggarai.













