Ende, Ekorantt.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende menyalurkan bantuan berupa bahan bangunan kepada 215 Kepala Keluarga di Kabupaten Ende yang terdampak badai Seroja awal April 2021 lalu. Hal ini ditandai dengan serah terima bantuan dari BPBD Provinsi NTT kepada Bupati Ende, Djafar Achmad di Kantor BPBD Ende, Kamis (11/11/2021).
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi NTT, Yoseph dalam sambutan mengatakan bahwa bantuan bahan bangunan tersebut merupakan hasil sumbangan para pihak yang masuk melalui BPBD NTT.
“Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dan koordinasi yang intens dibangun oleh pihak BPBD Ende dalam merespons permintaan data korban bencana siklon Seroja kali lalu. Kita berharap agar dalam penyalurannya tepat sasaran,” pinta Yoseph.
Sekretaris BPBD Kabupaten Ende, Ida Muda Mite mengatakan, pihaknya telah mendata warga terdampak badai Seroja di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Ende.
Bencana, ujar Ida, adalah kejadian yang tidak diharapkan oleh siapa pun. Namun pihaknya berkewajiban membangun sinergi dan kolaborasi agar dapat meminimalisir dampak bencana.
“Jadi bantuan berupa seng 3.225 lembar, kayu serta paku akan disalurkan ke 215 warga di 15 kecamatan yang telah didata. Kita berharap bapak kepala desa dan para camat dapat membantu kami dalam penyaluran nanti,” terang Ida.
Sementara itu, Bupati Ende, Djafar Achmad pada kesempatan yang sama menjelaskan, penanganan bencana perlu tindakan cepat, tepat, dan efektif. Namun demikian upaya rekonstruksi tetap berjalan sesuai mekanisme dan alur administrasi yang benar.
Bupati Djafar memuji Sekretaris BPBD Ende karena peka dan cekat menangani bencana di daerah.
“Saya bilang Ibu Ida ini rasa malu sudah tidak ada. Ya, karena datang terus ke provinsi, koordinasi dan minta di para pihak apa yang bisa diberikan untuk membantu kita di daerah, terutama warga kita yang terdampak bencana. Jadi pak Yoseph saya minta ingat kami di Ende,” kata Bupati Djafar.
Bupati Djafar juga meminta pendistribusian bantuan material bahan bangunan tersebut harus tepat sasaran sesuai data
“Camat dan kepala desa, pastikan kalau bantuan ini sesuai dengan data dan benar-benar sampai di tangan mereka,” tegasnya.













