Tiga Kader Siap Rebut Jabatan Ketua Golkar Ende

Musda kali ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah partai selama lima tahun ke depan, kata Kanisius. 

Ende, Ekorantt.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar II Kabupaten Ende akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) yang rencananya pada Juni mendatang. 

Ketua Panitia Musda DPD II Partai Golkar Ende, Kanisius Ray, menjelaskan musda tersebut merupakan agenda rutin lima tahun guna mengevaluasi kinerja dan melaksanakan konsolidasi internal yang di dalamnya termasuk pemilihan ketua DPD II Golkar untuk periode 2026-2031.

“Yang pertama tentunya kami bahas tentang program kerja Partai Golkar ke depan. Selanjutnya, laporan pertanggungjawaban pimpinan sebelumnya dan proses pemilihan ketua periode 2026-2031,” ujar dia di Ende pada Jumat, 29 Mei 2026.

Kanisius menuturkan, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pusat dan provinsi mengenai waktu dan tempat pelaksanaan musda.

“Untuk sementara kami fokus pada persiapan awal termasuk meminta program kerja dari masing-masing seksi yang akan terlibat dalam pelaksanaan musda,” jelas dia.

Kanisius menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan seluruh unsur Partai Golkar mulai dari Dewan Pengurus Kecamatan (DPK), organisasi sayap partai serta pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar. 

Musda kali ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah partai selama lima tahun ke depan, kata Kanisius. 

Di sisi lain, ia mengungkapkan, panitia sudah mengantongi tiga nama yang menjadi bakal calon untuk memperebutkan kursi kepemimpinan DPD II Partai Golkar lima tahun ke depan.

Mereka antara lain, Megi Sigasare, John Pela, dan Dominikus Minggu Mere yang kini menjabat sebagai wakil bupati Ende. 

Kanisius menegaskan bahwa ketiga nama bakal calon ini merupakan kader partai berlambang pohon beringin itu.

“Begini pak, beliau (Dominikus Mere) ini kan sebelum masuk Pilkada beliau calon DPRD provinsi dari Partai Golkar,” ujar Kanisius. 

John Pela, yang dikonfirmasi secara terpisah mengaku siap bertarung untuk memperebutkan kursi kepemimpinan. 

Menurutnya, keikutsertaan dalam kontestasi tersebut sebagai bentuk panggilan, sebab sebagai kader partai dirinya memiliki tanggung moral untuk membesarkan Partai Golkar. 

“Tentu dengan motivasi-motivasi itulah maka saya bersedia untuk maju sebagai salah satu calon ketua yang akan digelar pada bulan Juni mendatang,” tutur dia.

Adapun komitmen dirinya jika terpilih yakni melakukan konsolidasi politik seperti proses kaderisasi dan pembinaan politik. 

“Pengalaman saya sebagai pengurus kali lalu itu, pengurus yang tidak punya program kerja sehingga semua kegiatan tidak berjalan,” ungkap John.

Ia juga mengklaim maju sebagai bakal calon atas permintaan pengurus kecamatan selaku pemegang hak suara. “Mereka menghubungi saya, bagaimana ini pak John maju saja,” tandasnya.

TERKINI
BACA JUGA