Kamis, 13 Agustus 2020

Jalan Pantura Lato-Adabang Rusak Parah, Kades Adabang: Pemprov Anaktirikan Kami

Larantuka, Ekorantt.com – Warga Desa Adabang, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur merasa dianaktirikan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya kondisi ruas jalan Pantai Utara (Pantura) menuju Desa Adabang yang merupakan tanggung jawab pemerintah Propinsi NTT mengalami rusak parah dan terancam putus.

Kepala Desa Adabang, Fransiskus Baran Wato,  kepada Ekora NTT, Selasa, (08/01/2019) menuturkan, pihaknya seringkali menyampaikan keluhan dalam pertemuannya dengan pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten.

Bahkan, Baran Wato sudah sering ‘berteriak ‘melalui media massa, baik cetak maupun online. Namun hingga saat ini jalan penghubung antara Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka yang melintasi wilayah Desa Adabang tak kunjung diperbaiki.

“Terakhir disentuh oleh Pemprov belasan tahun lalu dan sejak belasan tahun lalu juga jalan ini rusak parah. Barangkali karena wilayah kita di pelosok dan berada di perbatasan 2 kabupaten, jadi kita selalu dianaktirikan,” tutur Baran Wato ketus.

Salah satu titik jalan di Gedong. Tanggul pembatas jalan jebol dihantam abrasi. Kondisi ini dibiarkan selama belasan tahun oleh Pemerintah Provinsi.

Pantauan Ekora NTT, kondisi ruas jalan Lato-Nedabang berada memprihatinkan. Badan jalan sepanjang 17 kilometer tersebut dihiasi kubangan berlumpur dan genangan air sebab aspal jalan sudah terkelupas.  

Tepat di Gedong, tanggul pembatas jalan sepanjang 100 meter jebol dihantam abrasi dan menyisahkan lubang-lubang yang menganga. Badan jalan di lokasi inipun sebagiannya terancam putus. Para pengguna jalan yang melewati tempat itu terpaksa melewati perkebunan warga.

Frans berharap, jalur Pantura Flotim-Sikka secepatnya diperbaiki dan Pemprov harus mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan. Sebab, kondisi jalan yang rusak dapat menghambat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Kita punya potensi peternakan dan pertanian. Kita punya sapi, kita punya kambing,  babi. Kita punya potensi kelapa dan palawija, juga mete yang menjadi sektor unggulan. Kita juga tengah membangun gerakan revolusi pertanian tapi jika tidak dengan kondisi jalan yang baik maka kesejahteraan warga di desa kami juga tidak meningkat,” ujarnya.

“Kita harap ada perhatian segera. Sehingga kita masyarakat di wilayah perbatasan tidak merasa dianaktirikan,” ketusnya lagi, menutup wawancaranya dengan Ekora NTT.

TERKINI

Demi ‘Anandao’ yang Cerdas dan Berkarakter (Refleksi Hari Jadi SMPK Frateran Ndao ke-72)

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk, M. Pd* “Ibu adalah sekolah. Ibu adalah lembaga pendidikan pertama. Ibulah yang membekali anak sikap, watak, kepribadian, akhlak, iman,...

Seorang Anggota DPRD di Ngada Diduga Terkonfimasi Positif Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngada bernisial PN diduga terkonfirmasi positif Covid-19. Anggota dewan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19...

Pendidikan Karakter dan Kesadaran Hukum Jadi Materi Pembelajaran di SMPN 1 Maumere

Maumere, Ekorantt.com - Lembaga Pendidikan SMPN 1 Maumere memasukkan pendidikan karakter, pola hidup bersih dan sehat, dan kesadaran hokum sebagai materi pembelajaran sekolah. Demikian...

Investasi Pendidikan dan Keberlanjutan Mata Rantai Pembangunan

Bajawa, Ekorantt.com - Ada konsensus umum bahwa investasi nasional dalam pendidikan mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Negara-negara yang membelanjakan persentase...

BACA JUGA

Mobil ‘Pick Up’ di Ende Boleh Angkut Penumpang, Ini Syaratnya

Ende, Ekorantt.com - Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan mengelompokkan mobil bak terbuka atau pick up sebagai mobil barang. Namun tak jarang...

Seorang Anggota DPRD di Ngada Diduga Terkonfimasi Positif Covid-19

Bajawa, Ekorantt.com - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngada bernisial PN diduga terkonfirmasi positif Covid-19. Anggota dewan tersebut terkonfirmasi positif Covid-19...

Terapkan Pembelajaran Daring, SMAK Regina Pacis Bajawa Bantu Biaya Pulsa untuk Siswa

Bajawa, Ekorantt.com - Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Regina Pacis Bajawa, Kabupaten Ngada, memberi bantuan biaya pembelian pulsa bagi siswa-siswi, selama penerapan sistem pembelajaran...

Pilkada Manggarai: NasDem Usung Deno-Madur

Ruteng, Ekorantt.com - Partai Nasional Demokrasi (NasDem) mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati, Kamelus Deno dan Viktor Madur (Deno-Madur) pada Pilkada Manggarai tahun ini. Pengusungan...

Satgas Covid-19 Lacak Kontak Erat Dua Pasien Covid-19 di Manggarai

Ruteng, Ekorantt.com - Tim Gugus Tugas Covid-19 sedang melacak (tracing) riwayat kontak erat dua pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai. “Melacak riwayat...

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dua Warga Manggarai Jalani Karantina di Wisma Atlet Golodukal

Ruteng, Ekorantt.com – Dua warga Manggarai terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya merupakan pelaku perjalanan dari wilayah Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Gugus Tugas Percepatan Penangananan Covid-19 Kabupaten...

Heboh Anak Babi Berkepala Dua di Wailiti

Maumere, Ekorantt.com - Warga RT 027/ RW 002 Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka dihebohkan dengan bentuk fisik anak babi yang baru dilahirkan...

Calon Sarjana FKIP-IKTL Harus Mampu Beradaptasi

Larantuka, Ekorantt.com – Calon sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Institut Keguruan dan Teknologi Waibalun harus mampu beradaptasi dengan dinamika di tengah masyarakat....
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here