Buka Grup WhatsApp Pengaduan Pelanggan, Publik Beri Apresiasi PDAM Ende

Ende, Ekorantt.com – Sejak dilantik 7 Januari 2020 lalu, Direktur PDAM Tirta Kelimutu Yustinus Sani langsung tancap gas dengan sejumlah gebrakan baru. Salah satu gebrakan yang ia lakukan yakni keterbukaan informasi dan manajemen dalam pengelolaan air minum bagi masyarakat Kabupaten Ende.

Yustinus mendekatkan manajemen PDAM Tirta Kelimutu dan pelanggannya dengan membuka grup media sosial WhatsApp. Dalam grup, setiap pelanggan bisa berkeluh kesah sekaligus memberikan masukan bagi manajemen. Di samping itu, manajemen juga akan menginformasikan jadwal distribusi air harian dan kendala yang dihadapi jika terjadi kerusakan sistem instalasi.

Terhadap gebrakan tersebut, sejumlah masyarakat Kota Ende mengapresiasi langkah Yustinus sekaligus meminta untuk meningkatkan pelayanan air minum bagi warga Kota Ende.

Gebrakan awal Yustinus Sani dengan membuka groop media sosial WhatsApp pengaduan dan jadwal distribusi air setiap hari bagi pelanggan dinilai mampu membuka keran informasi publik antara manajemen dan para pelanggan.

“Kami senang sekarang penanganan sangat cepat jika ada kendala soal air. Sudah sangat terbuka,” ucap Piet Djata, salah satu pelanggan PDAM Ende di wilayah Kelurahan Paupire.

iklan

Hal senada disampaikan oleh Ibu Karolina, warga Kelurahan Onekore kepada wartawan di Ende, Senin (27/4/2020).

“Sekarang lebih terbuka. Jika ada masalah air tidak keluar, kita bisa langsung WA ke Pa Direktur melalui grup PDAM dan pasti segera direspon oleh staf PDAM,” ujar Karolina.

Direktur PDAM Ende, Yustinus Sani menjelaskan, persoalan pengelolaan air tidak hanya menjadi urusan manajemen. Para pelangganjuga harus dilibatkan melalui komunikasi yang intens dan akurat.

“Kita sadari jika masalah air menjadi kebutuhan dasar warga. Untuk itu, ruang komunikasi baik pasokan dan kendala di lapangan harus disampaikan secara cepat dan akurat,” kata Yustinus.

Dengan membuka ruang informasi antara pelanggan dan pihak manajemen, sekiranya, kata Yustinus, dapat menjadi masukan bagi pihak manajemen dalam penanganan di lapangan.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA