Basarnas Maumere Terjunkan Tim Rescue ke Lokasi Bencana di Desa Inerie, Ngada

Maumere, Ekorantt.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere mengirim tim rescue untuk mencari korban hilang bencana di Kampung Malapedho, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (4/9/2021) pukul 08.45 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengatakan bahwa pihaknya turut membantu pihak BPBD Kabupaten Ngada dalam proses evakuasi pasca-bencana. Pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi potensi SAR dalam menangani bencana tersebut.

“Kami Tim Rescue Basarnas Maumere turut membantu pihak BPBD Kabupaten Ngada dalam proses evakuasi, Pukul 08.35 Wita. Setelah kami menerima Informasi, kami langsung berkoordinasi dengan Instansi Potensi SAR di antaranya Polres Ngada, Kodim 1625 Ngada, BPBD Kabupaten Ngada dan keluarga korban dengan hasil banjir bandang di Kampung Malaphedo Desa Inerie mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka-luka, dua orang masih dalam pencarian,” jelas Sudayana.

Lebih lanjut, Sudayana mengatakan bahwa Basarnas Maumere telah memberangkatkan enam orang Rescuer Kansar Maumere dan dua orang Rescuer Unit Siaga SAR Ende menuju lokasi bencana.

“Mereka menggunakan satu unit truck personil Kansar Maumere, Mobil Rapid Land Kansar Maumere, dan mobil Rapid Land Unit Siaga SAR Ende serta membawa peralatan SAR Air dan Rubber Boat guna melaksanakan operasi SAR bersama Tim SAR Gabungan lainnya. Tim Rescue Kansar Maumere akan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 16.50 Wita,” ujarnya.

iklan

Sebelumnya, kata Sudayana, pihaknya mendapatkan informasi dari Kepala Desa Inerie terkait bencana alam yang melanda Kampung Malaphedho Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada.

Dari informasi yang dihimpun Ekora NTT, dua warga yang merupakan suami istri, Mikel jegot (39) dan Maria Goreti Diwu (38) dinyatakan hilang dan seorang bocah perempuan, Milka Tuna (4) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Sementara dua warga lainnya dilaporkan mengalami patah tulang kaki akibat tertimbun material longsor.

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
TERKINI
BACA JUGA