Kupang, Ekorantt.com – Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, mendorong kader di tingkat kelurahan memperkuat deteksi dini gangguan pertumbuhan anak untuk mencegah stunting. Pemantauan berat badan, kehadiran Posyandu dan imunisasi dasar lengkap menjadi perhatian utama.
Widya juga meminta kader segera bertindak ketika menemukan anak dengan berat badan tidak naik atau berada di bawah standar. Deteksi lebih awal dinilai penting sebelum kondisi anak berkembang menjadi masalah gizi yang lebih berat.
“Kalau sudah stunting, penanganannya menjadi lebih sulit. Karena itu, ketika ditemukan berat badan anak tidak naik atau berat badannya kurang, harus segera ditindaklanjuti,” kata Widya di Kupang pada Rabu, 16 September 2026.
Widya meminta kader memperkuat peran Posyandu agar pemantauan tumbuh kembang anak dilakukan secara rutin. Kehadiran masyarakat di Posyandu juga perlu ditingkatkan.
Selain pemantauan pertumbuhan, cakupan imunisasi dasar lengkap menjadi salah satu sasaran yang harus dikejar. Widya mengatakan imunisasi merupakan bagian dari upaya mencegah anak sering sakit yang dapat berdampak pada pertumbuhan.
Ia juga meminta kelompok Dasawisma diperkuat karena berada dekat dengan masyarakat dan dapat membantu kader memantau kondisi keluarga serta anak di lingkungannya.
“Fokus kita adalah pencegahan stunting,” ujarnya.
Karena itu, untuk pencegahan, harus ada kerjasama kolaboratif dan koordinasi antara PKK, Posyandu, pemerintah kecamatan dan kelurahan agar pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini di lingkungan masyarakat.
“Harus kerja bersama-sama untuk mengatasi stunting,” tandasnya. (Adv)













