Kalabahi, Ekorantt.com – Seksi Bimbingan Masyarakat Katolik (Bimkat) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor menyumbang 40 sak semen ke Stasi St. Fransiskus Asisi Takalelang, Kecamatan Lembur Barat saat Safari Adventus, Minggu.
Safari Adventus ini melibatkan Pengawas Pendidikan Agama Katolik, para Guru Pendidikan Agama Katolik yang tergabung dalam wadah KKG/MGMP, serta para penyuluh agama Katolik Kantor Kemenag Alor.
Kepala Seksi Bimas Katolik Kantor Kemenag Alor Petrus Wai Leton mengatakan Safari Adventus merupakan sebuah gerakan atau aksi nyata seluruh jajaran Bimas Katolik untuk memberi diri di masa adventus (masa penantian) yang dibingkai dalam semangat spiritualitas dan solidaritas.
“Safari Adventus adalah tindakan nyata seluruh jajaran Bimas Katolik untuk memberi diri, serta berkontribusi membantu umat dalam kegiatan rohani dan aksi solidaritas,” kata dia.
Petrus bersyukur sebab sejak dicetuskan gerakan ini mendapat respon yang sangat baik dari para guru pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Agama Katolik.
Dalam gerakan bersama tersebut, aksi solidaritas ini berhasil mengumpulkan sebanyak 40 sak semen yang disumbangkan untuk kepentingan pembangunan rumah pastor di Stasi St. Fransiskus Asisi Takalelang.
Dengan suksesnya kegiatan itu, kata dia, akan membuka ruang bagi tujuan besar yakni terbentuknya wadah atau komunitas Katekis yang terdiri dari guru pendidikan Agama Katolik dan penyuluh Agama Katolik di daerah itu.
Kepala Kantor Kemenag Alor Awaluddin Husain mendukung gerakan tersebut dan turut berkontribusi dalam kegiatan Safari Adventus.
Saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pengurus Dewan Stasi St. Fransiskus Asisi Takalelang, Awaluddin mengatakan bahwa kegiatan Safari Adventus merupakan hal baik yang dilakukan oleh jajaran Bimas Katolik.
“Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat baik yang bersumber dari niat yang tulus untuk membantu kehidupan iman umat,” kata dia.
Ia menambahkan 40 sak semen yang disumbangkan itu nilainya sangat kecil. Ia berharap pihak stasi tidak melihat jumlahnya tetapi dari keikhlasan dan ketulusan dalam kegiatan Safari Adventus ini.
“40 sak semen itu nilainya sangat kecil tapi usaha dan pengorbanan secara sukarela dari jajaran Bimas Katolik adalah hal baik yang mesti disyukuri,” ujar dia.
Pada saat itu, Awaluddin juga menjelaskan tentang tugas dan fungsi Kementerian Agama yang terdiri dari dua yakni fungsi agama dan fungsi pendidikan.
Untuk fungsi agama, Kementerian Agama melaksanakan kegiatan pembinaan iman bagi umat serta memfasilitasi berbagai kepentingan umat.
Sementara pada fungsi pendidikan, Kementerian Agama melaksanakan tiga peran yakni, penyelenggaraan pendidikan agama pada sekolah umum, penyelenggaraan pendidikan berciri khas agama dan penyelenggaraan pendidikan keagamaan.













