Mbay, Ekorantt.com – Tim gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Nagekeo mengumumkan bahwa hasil rapid test empat warga Nagekeo ‘Cluster Gowa’ non reaktif atau negatif.
“Puji Tuhan, hasilnya dilaporkan hari ini, non reaktif. Artinya, tidak ada sinyal yang mengarah ke COVID-19,” kata juru bicara gugus tugas COVID-19 Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada, Selasa (05/05/2020).
Meski demikian, lanjutnya, keempat orang tersebut tetap dikarantina di Puskesmas Mauponggo, sambil menunggu rapit test kedua, yakni pada hari kesepuluh setelah rapid test pertama.
BACA: Warga Nagekeo ‘Cluster Gowa’ Jalani Rapid Test
Keempat warga tersebut menjalani rapid test pada Senin (4/5) setelah mendapat informasi bahwa ada dua warga ‘Cluster Gowa’ di Labuan Bajo yang positif COVID-19 berdasarkan swab test.
Keempat warga itu kembali ke Nagekeo pada 21 Maret 2020, setelah sebelumnya mereka sempat berkumpul di Gowa, Sulawesi Selatan untuk mengikuti kegiatan ijtima ulama se-Asia – yang kemudian dibatalkan, demi mencegah COVID-19.
Saat ini, banyak peserta kegiatan itu yang dinyatakan positif COVID-19. Para jemaah yang sempat berkumpul di Gowa untuk mengikuti kegiatan ijtima ulama itu kemudian disebut sebagai kelompok “Cluster Gowa”.
Silvester mengimbau kepada masyarakat Nageo agar tetap mengikuti protokol kesehatan dan bekerja sama dengan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.
Silvester juga mengingatkan agar masyarakat menjadi garda terdepan dalam memantau setiap pelaku perjalanan di Nagekeo.
“Keluarga dan RT tidak boleh lengah dengan anggota keluarganya yang masih dalam status sebagai pelaku perjalanan,” pintahnya.
Belmin Radho













