Borong, Ekorantt.com – Rumah milik Sisilia Sim, 61 tahun, di Lawir, Desa Golo Lero, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur rusak diterjang angin kencang pada Senin pagi, 9 Maret 2026.
Kepala Desa Golo Lero, Kornelis Hadianto berkata, angin kencang melanda wilayahnya diperkirakan berlangsung selama sekitar beberapa jam, sejak Minggu malam hingga keesokan harinya.
“Pada Minggu malam itu hingga pagi terjadi angin kencang,” kata Hadianto ketika berbicara dengan Ekora NTT pada Selasa, 10 Maret 2026.
Beruntungnya, ketika kejadian, rumah tersebut sedang tidak berpenghuni. Pemiliknya tengah bekerja sebagai buruh harian di kebun orang.
Saat pulang dari kebun, Sisilia kaget melihat kondisi rumahnya yang sebagian atapnya sudah terangkat.
“Dia tinggal seorang diri. Anaknya sedang merantau di Labuan Bajo, Manggarai Barat,” sebut Hadianto.
Warga sekitar kemudian berupaya menenangkannya sambil membereskan puing-puing atap rumah miliknya yang berserakan di sekitar rumah.
Meski kondisi dinding rumah terlihat bagus, namun atapnya sudah lama lapuk termakan usia.
“Kondisi dindingnya memang masih bagus, hanya atapnya itu yang sudah lapuk.” Menurut Hadianto, atapnya sudah lama rusak parah.
Peristiwa tersebut memang tidak ada korban jiwa. Tetapi kerugian diperkirakan mencapai belasan juta.
Sisilia pun tinggal bersama keluarganya yang bertetangga dengannya.
Pemerintah desa, kata dia, sedang berupaya membuat laporan bencana yang kemudian akan diteruskan ke bupati dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
“Kebetulan kemarin ada pegawai dari BPBD datang ke sini dan mereka bilang segera buat laporan bencana,” tuturnya.
Hadianto mengimbau masyarakatnya selalu waspada terhadap cuaca ekstrem.
Warga yang memiliki pohon besar di sekitar rumah sebaiknya segera menebangnya ataupun melakukan evakuasi dini.
“Apalagi banyak rumah yang di sekitarnya banyak pohon besar untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.
Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Eltari Kupang merilis prakiraan cuaca di Nusa Tenggara Timur pada Minggu, 8 Maret yang berlakunya hinggaKurang, 9 Maret.
Di Manggarai Timur, kecepatan angin diperkirakan 37 kilometer per jam. Karena itu, BMKG mengimbau waspada potensi angin kencang di beberapa wilayah kabupaten, termasuk Kabupaten Manggarai Timur.
Rumah Warga di Golo Lero, Matim Rusak Diterjang Angin
Saat pulang dari kebun, Sisilia kaget melihat kondisi rumahnya yang sebagian atapnya sudah terangkat.












